TOPIK
Gempa Guncang Malteng
-
Raja Negeri Tehoru, Hud Silawane ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah berupaya membangun komunikasi dengan warga pemilik tanah.
-
Gempa susulan terus terjadi setelah gempa 6,1 SR yang merobohkan puluhan rumah di Kecamatan Tehoru, Maluku Tengah, Juni lalu.
-
Warga Desa Saunolu dan Dusun Mahu, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah akhirnya bersedia direlokasi.
-
Sebanyak 98 unit rumah dan bangunan dampak kerusakan gempa 6.1 Magnitudo di Kecamatan Tehoru, Maluku Tengah, bakal diperbaiki.
-
Ia menjelaskan, alasan mereka belum kembali ke rumah lantaran rasa trauma yang kuat masih dialamai sebagian warga di sana.
-
Latif menjelaskan, saat ini pihaknya belum memastikan kapan akan dilakukan relokasi ataupun perbaikan kerusakan rumah.
-
Dijelaskan, berdasarkan data rekapan hasil validasi tim penanggulangan kedaruratan di lapangan, tercatat sebanyak 98 unit bangunan termasuk fasilitas
-
BPBD Kabupaten Maluku Tengah terus melakukan pendataan rumah penduduk yang rusak akibat gempa bumi berkekuatan 6,1 SR, Rabu (16/6/2021) lalu.
-
Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua menegaskan pemerintah akan memberikan biaya pembangunan untuk rumah rusak karena gempa.
-
Selain karena mengikuti himbauan BMKG, kondisi cuaca saat ini masih dalam musim penghujan sehingga dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama anak
-
Mengingat tempat yang mereka tempati itu mengalami patahan yang mengakibatkan 11 Kepala keluarga harus kehilangan rumah pada 2006 silam.
-
Gubernur Maluku, Murad Ismail mengunjungi kamp pengungsian korban gempa berkekuatan 6.1 di Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (21/6/2021
-
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Pattimura menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu korban
-
Sebelumnya, dia mengimbau masyarakat di Selatan Pulau Seram, khususnya di pesisir Yaputih-Teluk Telutih hingga Siwalalat untuk tetap waspada
-
PLN menyalurkan bantuan senilai Rp. 50 juta bagi para korban gempa berkekuatan 6.1 magnitudo di Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah.
-
Dia menerima keluhan kekurangan kebutuhan anak maupun balita saat mengunjungi korban gempa di pengungsian.
-
Sebelumnya, BMKG Stasiun Geofisika Ambon mengimbau warga yang tengah mengungsi untuk pulang ke rumah masing-masing.
-
Puluhan gempa susulan mengguncang wilayah Seram Selatan, Kabupaten Maluku Tengah.
-
Dana yang terkumpul nantinya akan dipakai untuk membeli kebutuhan pokok dan obat-obatan serta tenda untuk pengungsian.
-
Peserta aksi galang dana membawa spanduk dan poster berisikan potret kondisi warga di tenda darurat.
-
Stasiun Geofisika Ambon mengimbau warga di Kecamatan Tehoru, Maluku Tengah yang tengah mengungsi untuk pulang ke rumah
-
Aksi penggalangan dana dilakukan di kawasan batas kota depan Kantor Kelurahan Haruru, Jalan Abdullah Soulissa, Kota Masohi, Jumat (18/6/2021).
-
Hal itu disampaikannya saat berkunjung ke Kecamatan Tehoru, Maluku Tengah untuk meninjau lokasi terdampak gempa bumi, Kamis (17/6/2021).
-
Dia pun menyarankan masyarakat agar tidak mudah panik dan percaya dengan isu-isu gempa yang tidak benar.
-
Selain rumah, talud penahan ombak roboh dan jatuh ke laut dikarenakan gempa tersebut.
-
Berikut update terbaru data dampak kerusakan dari gempa Maluku Tengah yang terjadi Rabu (16/6/2021), siang kemarin.
-
Hal itu disampaikan Kepala Korbid Observasi BMKG Kota Ambon, Lutfy Pari saat dihubungi TribunAmbon.com melalui sambungan telepon.
-
Imbauan Gubernur ini menyusul peringatan yang dikeluarkan agar masyarakat setempat tetap waspada terhadap gempa susulan dan potensi tsunami.
-
Sejumlah mahasiswa berhasil mengumpulkan lebih dari Rp 3 juta saat aksi penggalangan dana untuk korban gempa Maluku Tengah.
-
Dampak gempa berkekuatan 6.1 magnitude di Maluku Tengah (Malteng), sebanyak 143 unit rumah hancur dan 7.227 warga di lokasi terdampak mengungsi.