Breaking News:

Gempa Guncang Malteng

Minta Warga Dusun Mahu Segera Relokasi, Tuasikal Pastikan Bantu Bangun Rumah Warga Terdampak Gempa

Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua menegaskan pemerintah akan memberikan biaya pembangunan untuk rumah rusak karena gempa.

TribunAmbon.com/ Lukman Mukadar
Bupati Kabupaten Maluku Tengah Tuasikal Abua, di Baeleo Soekarno, Pendopo Bupati, Kita Masohi. Senin (1/3/2021). 

Laporan TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah bakal memberikan bantuan untuk perbaikan rumah warga yang terdampak gempa Maluku Tengah.

Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua menegaskan pemerintah akan memberikan biaya pembangunan untuk rumah rusak karena gempa.

"Warga tidak perlu khawatir soal biaya pembangunan hunian karena akan menjadi atensi pemerintah daerah. Asalkan warga bisa menyediakan lokasi dimana dusun mereka," kata Tuasikal di Masohi, Senin (21/6/2021) malam.

"Insya Allah, kita akan salurkan bantuan kepada mereka," imbuhnya.

Baca juga: Baru Dibuka Bulan Lalu, Jam Operasional Tempat Karaoke di Kota Ambon Akan Dievaluasi Kembali

Baca juga: Prakiraan Cuaca Maluku Rabu 23 Juni 2021, 3 Kota Hujan Saat Pagi dan 5 Kota Cerah Berawan Saat Siang

Untuk itu, Tuasikal menyarankan warga di Dusun Mahu, Negeri Tehoru, Kecamatan Tehoru, Maluku Tengah segera merelokasikan tempat tinggal mereka.

"Kemarin saat saya berkunjung itu, saya lihat antara bibir pantai dengan rumah mereka itu hanya sekitar lima meter," ujar Tuasikal.

Dia melanjutkan, masyarakat harus segera mencari lokasi kosong untuk membangun perkampungan baru disana.

Tambahnya, apalagi tempat yang mereka tempati itu, pernah mengalami patahan yang mengakibatkan 11 KK harus kehilangan rumah pada 2006 silam.

"Saya khawatir, kalau sampai terjadi gempa lagi, bisa terjadi patahan dan menimbulkan lagi masalah baru,"ujar Tuasikal.

"Nantinya kalau mereka tidak segera relokasi, nanti kita mencari bagaimana caranya merelokasikan mereka,"

Meski begitu, dia menegadka tidak akan melakukan pemaksaan saayt proses relokasi nantinya. "Mungkin, kita beri himbauan dulu. Kalau tidak, terpaksa kita harus merelokasikan mereka," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved