Jumat, 24 April 2026

Maluku Terkini

Januari - Juli 2025, Defisit Neraca Perdagangan di Maluku Capai US 158,94 Juta Dolar

Angka defisit neraca perdagangan ini dipicu oleh surplus di sektor nonmigas US$26,41 juta dan sektor migas defisit US$185,34 juta.

Penulis: Maula Pelu | Editor: Mesya Marasabessy
BPS MALUKU
NERACA PERDAGANGAN - Presentasi tingkat Ekspor dan Impor di Provinsi Maluku yang dirilis Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku pada 1 September 2025. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Maluku mengalami defisit sebesar US$158,94 juta  pada neraca perdagangan Januari hingga Juli 2025. 

Ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, dalam peluncuran berita resmi statistik (BRS) pada rilis September 2025 secara daring.

Menurutnya, angka defisit neraca perdagangan ini dipicu oleh surplus di sektor nonmigas US$26,41 juta dan sektor migas defisit US$185,34 juta.

Tercatat untuk Juli 2025, neraca nilai perdagangan mengalami defisit US$12,33 juta. 

Defisit dari sektor nonmigas, surplus senilai US$4,92 juta, sementara pada sektor migas mengalami
defisit US$17,25 juta.

Baca juga: Doxa Beri Promo Spesial HUT ke-450 Kota Ambon: Belanja Kosmetik Dapat Sayur

Jika dilihat berdasarkan neraca volume perdagangan Maluku sejak Januari hingga Juli 2025, mengalami defisit 271,73 ribu ton. 

Jumlah itu dipicu oleh surplus pada sektor nonmigas 4,67 ribu ton dan sektor migas defisit 276,40
ribu ton.

“Pada Juli 2025 mengalami defisit 25,12 ribu ton. Defisit berasal dari transaksi perdagangan sektor nonmigas yang mengalami surplus 0,92 ribu ton, sementara sektor migas defisit 26,22 ribu ton,” sebut  Pattiwaellapia. 

Jika dilihat jejak ke belakang, Januari hingga Desember 2024 Maluku tercatat defisit sebesar US$ 398,34 juta. 

Setiap bulan di sepanjang 2024, Maluku selalu mengalami defisit, dan yang terdalam terjadi di Juli 2024 yang mencapai US$ 68,37 juta. 

Baca juga: ‎Jalan Abdullah Soulissa di Masohi Rusak, Warga Resah Tak Kunjung Diperbaiki

Hal ini dikarenakan masih tingginya impor barang dari luar negeri. 

Impor barang tersebut didominasi dari sektor migas. 

Di sisi lain, ekspor Maluku pada sektor migas belum mampu mengimbangi besarnya impor migas dari luar negeri. 

Tercatat ekspor migas Maluku selama Januari hingga Desember 2024, hanya sebesar US$ 23,29 juta.

Sedangkan impor migas dari luar negeri mencapai US$ 445,82 juta. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved