Breaking News:

Gempa Guncang Malteng

Peduli Gempa Maluku Tengah, GMKI Masohi Gelar Aksi Galang Dana

Aksi penggalangan dana dilakukan di kawasan batas kota depan Kantor Kelurahan Haruru, Jalan Abdullah Soulissa, Kota Masohi, Jumat (18/6/2021).

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Lukman
MALUKU: GMKI Cabang Masohi gelar aksi Galang dana bagi korban gempa Tehoru, di kawasan Batas Kota, Kelurahan Letwaru, Jln. Abdulllah Soulissa , Kota Masohi. Jumat (18/6/2021) 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Masohi menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu korban bencana alam gempa bumi di Kecamatan Tehoru, Maluku Tengah, Provinsi Maluku.

Aksi penggalangan dana dilakukan di kawasan batas kota depan Kantor Kelurahan Haruru, Jalan Abdullah Soulissa, Kota Masohi, Jumat (18/6/2021).

Koordinatir Aksi Lukas Boiratan mengatakan, aksi  penggalangan dana ini merupakan aksi spontanitas yang dilakukan GMKI Cabang Masohi hari ini.

“Aksi ini sebagai bentuk pengabdian setiap kader GMKI di Masohi, Ini  sebagai salah satu bukti untuk mengabdi kepada Negara dan Masyarakat Indonesia, lebih khusus saat ini saudara-saudara kita di Kecamatan Tehoru yang terkena dampak,,” ungkap Boiratan

Ia juga mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan sumbangsi maupun atensinya untuk sesama ciptaan Tuhan  Yang Maha Esa.

“Semoga para korban dana cepat terkumpul dan kami bisa membantu mengurangi beban mereka disana,"ujarnya.

Sebagai informasi terkini, bahwa memang sampai saat ini belum ada bantuan bahan makan dan obat obatan bagi para korban yang mengungsi di sana.

"Sejauh ini kami tahu bahwa belum ada bantuan dari pemerintah daerah terhadap saudara-saudara kita yang lagi mengungsi di Kecamatan Tehoru saat ini," ujarnya.

Dia berharap, bantuan yang disalurkan masyarakat Kota Masohi dan sekitarnya bisa sedikit meringankan kebutuhan mereka yang saat ini sedang berada di lokasi pengungsian.

Adapun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Tengah masih terus mendata jumlah kerusakan rumah warga yang rusak akibat gempa 6,1 magnitudo di wilayah tersebut.

Kepala BPBD Maluku Tengah, Abdul Latif Key mengatakan, hingga Kamis (17/6/2021) sore ini jumlah rumah warga yang terdata mengalami kerusakan sebanyak 224 unit.

“Sampai sore ini ada sebanyak 224 unit rumah warga yang terdata mengalami kerusakan,” kata Latif kepada TribunAmbon.com, Kamis (17/6/2021).

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved