Breaking News:

Gempa Guncang Malteng

Segera Direlokasi, 98 Bangunan Dampak Gempa di Maluku Tengah Bakal Dikaji Tingkat Kerusakan

Latif menjelaskan, saat ini pihaknya belum memastikan kapan akan dilakukan relokasi ataupun perbaikan kerusakan rumah.

Editor: Adjeng Hatalea
Sumber Istimewa
Dampak Gempa magnitudo 6.1 guncang Maluku Tengah 

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Sebanyak 98 unit rumah dan bangunan dampak kerusakan gempa 6.1 Magnitudo di Kecamatan Tehoru, Maluku Tengah, bakal dikaji tingkat kerusakan terlebih dahulu sebelum direlokasi.

Hal ini dikemukakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Tengah, Abdul Latif Key. 

"Cuma terkait dengan kerusakan itu, ada langkah-langkah tersendiri dengan pemerintah pusat dalam hal ini Badan Geologi Nasional," ucapnya  di Masohi, Kamis (8/7/2021).

Latif menjelaskan, saat ini pihaknya belum memastikan kapan akan dilakukan relokasi ataupun perbaikan kerusakan rumah.

Baca juga: 80 Persen Pengungsi Gempa Tehoru Sudah Balik ke Rumah

Pasalnya, hingga kini pihaknya masih menunggu konfirmaai kedatangan tim geologi dari Jakarta untuk mengkaji tingkat kerusakan dan bahaya keretakan pada permukaan tanah yang terjadi lokasi gempa.

Dijelaskan, berdasarkan data rekapan hasil validasi tim penanggulangan kedaruratan di lapangan, tercatat sebanyak 98 unit bangunan termasuk fasilitas umum seperti Masjid, Balai Pertemuan hingga Gereja, Pustu dan Rumah Pintar.

"Mesjid Mahu dan Pustu. Gereja Saunulu dan Balai Desa serta Rumah Pintar Saunulu,"jelasnya.

Puluhan rumah rusak itu berada di dua lokasi berbeda, yakni di Dusun Mahu Negeri Tehoru, dan Negeri Saunulu, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah.

Sambil menunggu tim geologi, pihaknya hingga saat ini masih menambah masa tanggap darurat selama 14 hari, pasalnya sampai saat ini masih terus terjadi gempa-gempa kecil yang masih terus terasa di daerah itu.

"Karena itu kita tambah lagi 14 hari dan setelah itu nanti akan dievaluasi lagi sampai pada pengalihan status menjadi pemulih

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved