Gempa Guncang Malteng
Aksi Galang Dana Terus Berlangsung Meski Warga Terdampak Gempa di Maluku Tengah Telah Diminta Pulang
Peserta aksi galang dana membawa spanduk dan poster berisikan potret kondisi warga di tenda darurat.
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Aksi penggalangan dana untuk penyintas serta korban terdampak Gempa magnitudo 6.1 di Maluku Tengah masih terus berlangsung, meski Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ambon telah menghimbau warga untuk segera kembali ke rumah masing-masing.
Dari pantauan TribunAmbon.com, aksi solidaritas untuk warga terdampak gempa di Kecamatan Tehoru dan Telutih masih digelar di sejumlah titik di Kota Ambon, diantaranya, kawasan Perempatan Pos Kota, Alfatah dan Jl Jendral Soedirman.
Peserta aksi galang dana membawa spanduk dan poster berisikan potret kondisi warga di tenda darurat.
Mereka kemudian menyodorkan kotak sumbangan kepada pengendara roda dua dan empat serta pejalan kaki yang melintas.
Sementara itu, BMKG Ambon telah mengeluarkan informasi terbaru kondisi kegempaan yang disebut semakin menurun intensitasnya serta kecil kekuatan gempa susulan yang terjadi.
Tercatat, sampai dengan Jumat (18/6/2021) malam, terjadi 26 kali gempa susulan dengan magnitudo 1.9 sampai 3.8.
Baca juga: Abua Tuasikal Pastikan Segera Perbaiki Kerusakan Akibat Gempa 6.1 di Maluku Tengah
Baca juga: Juni - Juli Puncak Musim Hujan, BPBD Kota Ambon Imbau Warga Lebih Waspada
Dengan kondisi itu, BMKG pun menghimbau warga segera kembali ke rumah.
Sementara itu, Bupati Maluku Tengah juga telah memastikan segera memperbaiki rumah warga yang rusak akibat gempa.
"Tadi Bupati langsung meninjau empat titik pusat bencana di Tehoru. Beliau meminta agar bekerja cepat mengatasi semua dampak gempabumi yang terjadi," kata Kepala BPBD Maluku Tengah, Latif Key, Kamis. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/1862021-pengungsi.jpg)