Breaking News:

Gempa Guncang Malteng

BPBD: 98 Rumah Terdampak Gempa Maluku Tengah Bakal Diperbaiki, Masa Darurat Juga Diperpanjang

Sebanyak 98 unit rumah dan bangunan dampak kerusakan gempa 6.1 Magnitudo di Kecamatan Tehoru, Maluku Tengah, bakal diperbaiki.

Istimewa
MALUKU: Kerusakan akibat gempa 6,1 yang mengguncang Maluku Tengah, Rabu (16/6/2021). 

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Sebanyak 98 unit rumah dan bangunan dampak kerusakan gempa 6.1 Magnitudo di Kecamatan Tehoru, Maluku Tengah, bakal diperbaiki.

Hal ini dikemukakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Tengah, Abdul Latif Key. 

Dijelaskan, berdasarkan data rekapan hasil validasi tim penanggulangan kedaruratan di lapangan, tercatat sebanyak 98 unit bangunan termasuk fasilitas umum seperti Masjid, Balai Pertemuan hingga Gereja, Pustu dan Rumah Pintar.

"Mesjid Mahu dan Pustu. Gereja Saunulu dan Balai Desa serta Rumah Pintar Saunulu,"jelasnya di Masohi, Kamis (8/7/2021).

Baca juga: Viral, Istri Gubernur Maluku Widya Murad Ismail Berjoget Tanpa Masker

Baca juga: Pedagang dari Malteng Harus Punya Kartu Khusus untuk Masuk ke Ambon

Puluhan rumah rusak itu berada di dua berbeda, yakni di Dusun Mahu Negeri Tehoru, dan Negeri Saunulu, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah.

Latif menjelaskan, saat ini pihaknya belum memastikan kapan akan dilakukan relokasi ataupun perbaikan kerusakan rumah.

Pasalnya hingga kini pihaknya masih menunggu konfirmaai kedatanagan tim geologi dari Jakarta untuk mengkaji tingkat kerusakan dan bahaya keretakan pada permukaan tanah yang terjadi lokasi gempa.

"Cuma terkait dengan kerusakan itu, ada langkah-langkah tersendiri dengan pemerintah pusat dalam hal ini Badan Geologi Nasional," terangnya.

Sambil menunggu tim geologi, pihaknya hingga saat ini masih menambah masa tanggap darurat selama 14 hari, pasalnya sampai saat ini masih terus terjadi gempa-gempa kecil yang masih terus terasa di daerah itu.

"Karena itu kita tambah lagi 14 hari dan setelah itu nanti akan dievaluasi lagi sampai pada pengalihan status menjadi pemulih pembangunan," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved