TOPIK
Aliran Dana SMI
-
Menurut Rumah Muda Anti Korupsi ( RUMMI) Maluku, kasus dugaan korupsi Dana SMI itu telah dilaporkan sejak 16 Februari 2023 lalu.
-
Menindaklanjuti pelaporan ke Kejaksaan Tinggi Maluku, Direktur RUMMI, Fadel Rumakat bahkan sudah beberapa kali kembali untuk mempertanyakan progresivi
-
Hal itu bakalan mereka lakukan jika pelaporan atas dugaan penyalahgunaan aliran dana SMI ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku tidak ditindaklanjuti.
-
Direktur RUMMI, Fadel Rumakat menyebutkan, Muhammad Marasabessy juga terlibat dalam dugaan tersebut. "Kami minta Gubernur Maluku untuk segera memangg
-
Laporan yang disampaikan langsung Direktur RUMMI, Fadel Rumakat dan diterima Kasi Penkum Kejati Maluku, Wahyudi Kareba itu menyangkut dengan dugaan ti
-
Hal itu lantaran ia memiliki bukti terkait dugaan dana pinjaman Rp 700 miliar dari PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) yang mengalir ke saku pribadi
-
Sementara, pada 4 Februari 2023, Asis Sangkala melalui kuasa hukumnya, Dudi Usman Sahupala dan Malik Raudhi Tausamu sudah melaporkan Karmite ke pihak
-
Untuk itu, Pemprov meminjam dana sebesar 700 miliar dari PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI), hanya saja dinilai hasil tidak berbanding lurus dengan
-
Ia mengaku akan melapor balik politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu. “Saya juga akan lapor balik,” kata Karmite kepada TribunAmbon.com me
-
Wakil Ketua DPRD Maluku, Asis Sangkala resmi polisikan politisi senior PDI Perjuangan Maluku, Evert Karmite.
-
Langkah somasi juga telah diambil, namun tak diindahkan oleh Evert Karmite dan kini berujung ke laporan polisi.
-
pernyataan Karmite yang menuding dirinya mengatakan tentang aliran dana SMI ke tangan wakil rakyat adalah mengada-ada.
-
Rencana pelaporan ke pihak kepolisian itu buntut pernyataan Karmite yagn menyebut Asis Sangkala kecipratan dana pinjaman Rp700 miliar dari PT. Sarana
-
Diketahui, somasi yang ditandatangi Dudi Usman Sahupala dan Malik Raudhi Tuasamu itu dikeluarkan tertanggal 1 Februari 2023.
-
Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Maluku, Bodewin Wattimena membantah adanya dugaan tersebut. Bodewin menyampaikan, selama ia menjabat sebagai Sekwan DP
-
Wakil rakyat yang dimaksud Karmite yakni Wakil Ketua DPRD Maluku Asis Sangkala dan eks Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury.
-
DPRD Provinsi Maluku, Bodewin Wattimena pastikan tak ada aliran dana pinjaman Rp700 miliar dari SMI yang masuk ke saku pribadi pimpinan DPRD.
-
Menurut Ketua Maluku Corruption Watch (MWC), Hamid Fakaubun, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Asiz Sangkala dan eks Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimur
-
Mantan Wakil Ketua DPRD Maluku itu pun mempersilahkan Asis Sangkala dan Lucky Wattimury melaporkan persoalan tersebut.
-
Tudingan Evert Karmite pun dinilai berawal kekecewaan lantaran permintaannya tidak dituruti. Sangkala pun mengaku heran dengan sikap Karmite yang adal
-
Rencana pelaporan itu menyusul tudingan kedua wakil itu kecipratan dana pinjaman Rp 700 miliar dari PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
-
KPK diminta periksa Wakil Ketua DPRD Maluku, Asis Sangkala dan eks Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury.
-
Pasalnya, dana pinjaman senilai 700 miliar itu diperuntukkan untuk pembangunan infrastruktur selama
-
Dia menegaskan, pernyataan politisi senior PDIP Maluku, Evert Karmite itu tidak benar.
-
Sebelumnya, Karmite kepada sejumlah wartawan mengaku mendengar Marasabessy mengatakan perihal aliran anggaran dana SMI yang tak sesuai peruntukan.
-
Ialah Wakil Ketua DPRD Maluku dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Asis Sangkala dan eks Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury.
-
Ialah Wakil Ketua DPRD Maluku dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Asis Sangkala dan eks Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury.
-
Penjabat yang juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku itu pun menegaskan, apa yang dikatakan
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved