TOPIK
Dosen Aniaya Mahasiswa
-
Dia dan keluarganya tidak mentolelir dugaan tindak kekerasan yang dilakukan dosen berinisial OR itu.
-
Menurutnya, statement yang dikeluarkan Presiden BEM, M. Nasir Angar, Senin (28/6/2021) siang, sama sekali tidak mengandung unsur seperti yang dituding
-
Rektorat Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon memastikan tidak akan mencampuri kasus dugaan penganiayaan dan penyekapan oleh oknum dosen Fisip Unpatt
-
Menurutnya, masalah tersebut adalah persoalan pribadi, sehingga BEM tidak seharusnya mengeluarkan pernyataan apapun.
-
Menurut tenaga pengajar Sosiologi Keluarga itu, BEM tidak seharusnya mengeluarkan pernyataan yang belum terkonfirmasi dengannya.
-
Meski demikian, pihaknya akan tetap mengawal perkembangan kasus ini sampai prosedur hukumnya selesai.
-
Menanggapi seruan pembakaran gedung registrasi kampus oleh mahasiswa dalam aksi demonstrasi di Gedung Fakultas kedokteran, Kamis (24/6/2021)
-
Dia pun berencana melapor balik F atas tuduhan telah melakukan pencemaran nama baik.
-
Selama 6 bulan itu, GR sudah sering menceritakan keresahannya terkait permasalahan yang dialaminya kepada FR.
-
Proses hukum harus berjalan dengan seadil-adilnya agar tidak memicu pertikaian yang berkelanjutan.
-
Juga ada keterlibatan sejumlah kerabat dari tenaga pengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) itu.
-
Seorang mahasiswi Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, berinisial F diduga telah disekap dan dianiaya oleh oknum dosen dan anaknya.
-
Apabila terbukti melakukan tindak pidana, maka yang bersangkutan harus bertanggung jawab dan menjalani hukum sebagaimana ketentuan yang berlaku.
-
Menurutnya, kasus tersebut tergolong berat sehingga harus ditanggapi serius oleh fakultas karena akan mempengaruhi nama baik lembaga.
-
Fakta tentang dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Pattimura, Olivia Rumlus terungkap.
-
Seorang mahasiswi Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Maluku bernama Fianti (19) dianiaya dan disekap oleh oknum dosen dan anaknya.