Breaking News:

Dosen Aniaya Mahasiswa

Wakil Rektor Universitas Pattimura Sebut Kasus Dosen Aniaya Mahasiswa Bukan Masalah Kampus

Rektorat Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon memastikan tidak akan mencampuri kasus dugaan penganiayaan dan penyekapan oleh oknum dosen Fisip Unpatt

TribunAmbon.com/ Dedy Azis
Jusuf Madubun, Wakil Rektor Bidang kemahasiswaan Universitas Pattimura. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Rektorat Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon memastikan tidak akan mencampuri kasus dugaan penganiayaan dan penyekapan oleh oknum dosen Fisip Unpatti.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan, Jusuf Madubun. Menurutnya, kasus tersebut merupakan permasalahan pribadi yang terjadi antara oknum dosen di Fisip Unpatti dan Mahasiswinya.

“Sebetulnya, Universitas tidak punya peran apapun untuk mencampuri urusan pribadi tersebut karena terjadi di luar kampus,” ujar Madubun saat ditemui TribunAmbon.com, di Gedung Rektorat Unpatti, Jl. Ir. M. Putuhena, Ambon, Rabu (30/6/2021) siang.

Dia menyebut, kasus tersebut adalah masalah personal antara Olivia dan F.

Baca juga: Olivia Rumlus Desak BEM Fisip Unpatti Minta Maaf

Baca juga: Olivia Rumlus Ancam Polisikan Ketua BEM Fisip Unpatti Hingga Jurnalis

Meski demikian, pihaknya akan tetap mengawal perkembangan kasus ini sampai prosedur hukumnya selesai.

“Kami menunggu perkembangan proses hukum yang berlaku, karena korban sudah melapor ke pihak yang berwajib, baru kami bisa ambil tindakan sesuai dengan berat dan ringannya hukuman yang diberikan apabila terbukti bersalah,” kata dia.

Lanjutnya, mestinya korban dan terduga pelaku bisa menyelesaikan permasalahannya secara kekeluargaan, mengingat mereka berasal dari suku yang sama.

“Mereka kan dari satu suku yang sama, mestinya ada mediasi antara kedua belah pihak agar masalah cepat diselesaikan,” ucap madubun.

Dia pun memastikan bahwa kampus belum dapat mengambil tindakan apapun hingga proses hukum selesai.

Sebelumnya, korban telah melaporkan permasalahan tersebut ke Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease. terduga pelaku pun telah mengklarifikasi pemberitaan yang beredar di media. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved