Landmark Kota Langgur

Sampah Berserakan di Landmark Kota Langgur, Pengunjung Minta Disediakan Tempat Sampah

Sampah Berserakan di Landmark Kota Langgur, Pengunjung Minta Disediakan Tempat Sampah.

TribunAmbon.com / Megarivera Renyaan
Tepat di Hari Valentine Day, Landmark Kota Langgur Resmi Dibuka, Warga Bentuk Kasih Sayang Pemda, Rabu (14/2/2024) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM – Pengunjung Landmark Kota Langgur minta Pemerintah untuk menyediakan tempat sampah.

Pasalnya, di lokasi Ikon Kota Langgur ini tak terlihat tempat atau tong sampah. Imbasnya sampah mulai berserakan di tempat yang baru dibuka tiga hari ini.

Permintaan tersebut diungkapkan salah satu pengunjung landmark, Nadia Andira kepada TribunAmbon.com, Jumat (16/2/2024).

Nadia mengatakan seharusnya Pemda menyiapkan tempat sampah di sudut-sudut ikon Kota langgur ini.

"Tak dapa dipungkiri kehadiran Landmark ini mengubah citra wilayah ini yang dahulu kumuh menjadi kinclong, tapi tolong dong kak ada tempat sampah disini," pintanya saat diwawancarai TribunAmbon.com.

Baca juga: Baru Dibuka 3 Hari, Landmark Kota Langgur Malah Dijejali Sampah

Menurutnya, ini satu-satunya tempat nongkrong bagi masyarakat, baik dari anak-anak sampai orang tua seharusnya kebersihannya lebih ditata dengan baik.

"Kan sayang kak kalau sudah dibuka namun kebersihan tidak terjamin, pengunjung juga kalau bisa sampah jangan dibuang seperti ini, sebaiknya sampah dikumpulkan dan dibawa pulang saja," ucapnya.

Dirinya menambahkan bukan hanya sampah kalau bisa masyarakat turut menjaga kawasan ini, jangan dirusak ya apalagi ada yang ada yang mengambil fasilitas yang diberikan pemerintah untuk kita.

"Misalnya lampu taman, kabel atau apapun itu jangan dicolong kasian kan fasilitas yang disediakan malah dirusak," sebutnya.

Sampah yang mulai berceceran di kawasan Landmark Kota Langgur, Malra, Jumat (16/2/2024).
Sampah yang mulai berceceran di kawasan Landmark Kota Langgur, Malra, Jumat (16/2/2024). (Megarivera Renyaan.)

Selain petugas kebersihan mungkin ada petugas keamanan seperti Satpol PP ataupun aparat dari Polres Malra mengingat kawasan ini merupakan salah satu tempat rawan konflik warga.

"Personil Polres aja deh yang ditempatkan disini biar proses pengamanan berjalan dengan lancar," pungkasnya.

Sementara itu, pantauan TribunAmbon.com Jumat (16/2/2024) pukul  12:30 WIT, nampak sampah plastik mulai berserakan.

Sampah didominasi botol bekas minuman, tas kresek, bungkusan makanan yang mengganggu keindahan kawasan tersebut.

Sementara pengunjung yang padat ber swafoto malah tak menggubris sampah di setiap sudut Landmark itu.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved