Maluku Terkini
Gempa Magnitudo 6,9 Guncang Maluku Tenggara, BPBD Sebut Tak Ada Kerusakan
Pusat gempa terletak di laut, sekitar 169 km arah Barat Daya Maluku Tenggara, Maluku, dengan kedalaman 98 km.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Ode Alfin Risanto
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,9 mengguncang wilayah Maluku Tenggara sekitar pukul 14.49 WIT, Senin (14/7/2025).
Meski cukup kuat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku memastikan belum ada laporan kerusakan signifikan.
Pusat gempa terletak di laut, sekitar 169 km arah Barat Daya Maluku Tenggara, Maluku, dengan kedalaman 98 km. Titik koordinat episenter tercatat di 6,27° Lintang Selatan dan 131,33° Bujur Timur.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Maluku, Sandy Luhulima, menjelaskan bahwa koordinasi dengan BPBD Kabupaten Maluku Tenggara, Kota Tual, KKT, dan Kepulauan Aru menunjukkan gempa dirasakan selama 2 hingga 3 detik.
"Sampai pada saat koordinasi, belum ada laporan kerusakan dari desa-desa terdampak," ujar Sandy.
Baca juga: Aksi Tap Minyak Oleh Oknum Pengguna Mobil Plat Merah, Kali ini Terjadi di SPBU Masohi
Baca juga: Pagar Roboh Hingga Sampah Menumpuk di Selokan, BUK Unpatti Beri Klarifikasi
*Gempa Menengah Akibat Deformasi Lempeng Laut Banda*
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono dalam rilis resminya menerangkan bahwa gempa ini merupakan jenis gempa menengah yang diakibatkan oleh aktivitas deformasi di dalam lempeng Laut Banda (intraplate).
Analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip).
Dampak Getaran di Berbagai Wilayah
BMKG melaporkan bahwa getaran gempa dirasakan di beberapa wilayah dengan intensitas yang bervariasi:
* Saumlaki: Getaran dengan skala intensitas IV-V MMI, yang berarti hampir semua penduduk merasakan getaran dan banyak orang terbangun.
* Dobo: Gempa dirasakan dengan skala intensitas III-IV MMI, di mana pada siang hari terasa oleh banyak orang di dalam rumah.
* Banda: Getaran terasa nyata di dalam rumah dengan skala intensitas III MMI, seakan-akan ada truk yang melintas.
Hingga pukul 15.10 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Disarankan untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggal mereka cukup tahan gempa, atau tidak ada kerusakan yang membahayakan kestabilan bangunan, sebelum kembali ke dalam rumah.(*)
Aktivis Maluku Terima Amplop Rp 250 Ribu Usai Doa Bersama di Polda, Diduga tuk Redam Demonstrasi |
![]() |
---|
Sekelompok Orang Diduga Preman Duduki Kantor Gubernur Maluku: Rumah Sakit atau Kantor Polisi |
![]() |
---|
Tersangkut Dugaan Tindak Pidana, Subhan Pastikan Ingrid Ferdinandus Bukan Lagi Pengurus SOKSI Maluku |
![]() |
---|
Polwan Goes to School Jembatan Hukum dan Harapan di SMK Negeri 3 Ambon |
![]() |
---|
Peringati HUT ke-77, Polwan Polda Maluku Gelar Ziarah di TMP Kapahaha Ambon |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.