Sampah di Ambon
Bodewin Wattimena Pastikan Segera Perbaiki Seluruh TPS di Ambon
Dikatakan, dengan perbaikan TPS sehingga paling tidak pemerintah bisa menjamin bahwa sampah harus dibuang pada tempatnya.
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena memastikan akan perbaiki seluruh Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah yang tersebar dalam wilayah kerjanya.
“Akan dilakukan perbaikan terhadap seluruh TPS yang ada,” kata Wattimena di halaman Balai Kota Ambon, Senin (10/3/2025).
Dikatakan, dengan perbaikan TPS sehingga paling tidak pemerintah bisa menjamin bahwa sampah harus dibuang pada tempatnya.
Sehingga, tidak lagi terjadi sampah berserakan dan merusak pemandangan sekitar.
“Paling tidak kita menjamin bahwa walau sampah hanya dibuang pada penampungan sementara tetapi tidak berserakan dan tidak merusak pemandangan lingkungan sekitar," ungkapnya.
Lanjutnya, pembenahan atau perbaikan ini dimulai dari seluruh Desa/Negeri/Kelurahan guna memperhatikan kebersihan lingkungan.
"Saya juga mintakan nanti seluruh Desa/Negeri/Kelurahan perhatikan sampah. Ini bukan tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) saja namun ini tanggung jawab kades, raja, lurah," ungkap Wattimena.
Baca juga: Pemkot Ambon Alihkan Anggaran Pengadaan Mobil Dinas Rp 5 Miliar tuk Penanganan Sampah
Baca juga: Saadiah Uluputty Desak Pemerintah Tertibkan Tambang Emas Ilegal Pasca Tragedi Gunung Botak
Menurutnya, ada tiga lokasi yang sampai dengan saat ini selalu terjadi penumpukan sampah.
Sebab warga membuang sampah tidak pada waktu yang tepat serta tidak pada tempatnya.
Yakni di Kelurahan Waihaong, Kelurahan Batu Meja (Jembatan Skip), kelurahan Uritetu (depan Kantor PU Provinsi).
"Saya berharap kita bekerja sama dengan baik sehingga permasalahan ini teratasi," harapnya.
Tak hanya itu, dirinya mengingaktan kepada DLHP dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) agar dapat memperhatikan pohon-pohon di sepanjang jalan utama kota ini agar kedepan ketika memasuki cuaca ekstrim tidak merugikan berbagai pihak.
"Terkait dengan penataan pohon juga segera dilakukan oleh Damkar, DLHP dan BPBD agar saling bersinergi melakukan penataan terhadap pohon-pohon agar tidak mengancam nyawa masyarakat dan kendaraan," tandas Wattimena. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.