Warga Dianiaya
Oknum TNI di Ambon Main Hakim Aniaya Warga, Ibu Korban Minta Keadilan dari Panglima dan Presiden
TNI yang seharusnya menjadi pelindung rakyat, namun Kopda. Nirwan Umasugi telah berlaku kejam menganiaya
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Anneke Susan Nikijuluw meminta keadilan atas anaknya yang menjadi korban main hakim oleh oknum TNI anggota Denmadam XVI/Pattimura, Kopda. Nirwan Umasugi beserta beberapa rekannya.
TNI yang seharusnya menjadi pelindung rakyat, namun Kopda. Nirwan Umasugi telah berlaku kejam menganiaya anaknya bahkan para pelaku lainnya turut menodongkan pistol.
Sehingga dirinya menilai sikap Kopda. Nirwan Umasugi telah menciderai nama baik TNI.
Oleh karena itu, sebagai seorang ibu, Nikijuluw meminta perhatian Pangdam XVI Pattimura, Mayjen TNI Syafrial, Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Presiden Indonesia, Joko Widodo.
"Sebagai seorang ibu saya minta keadilan dari Pangdam XVI Pattimura dan Panglima TNI, bila perlu Presiden juga untuk melihat kasus ini," ungkapnya saat diwawancarai TribunAmbon.com, Sabtu (30/3/2024).
Dirinya menyesali tindakan oknum TNI yang bertindak semena-mena.
"Ini bukan masyarakat sipil tapi anggota TNI yang bertindak," cetusnya.
Menurutnya, keadilan harus ditegakkan bagi korban beserta keluarga korban.
"Kami minta agar ada rasa adil baik kepada korban maupun kami sebagai keluarga," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, oknum TNI, Kopda. Nirwan Umasugi bersama belasan rekannya diduga menganiaya salah seorang pemuda di Ambon.
Baca juga: Korban Pengeroyokan Oknum TNI di Ambon Alami Luka Berat: Dislokasi Bahu
Korbannya ialah Ayub Tatiratu, warga Negeri Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.
Kejadian itu berlangsung di rumah korban yang berlokasi di belakang Politeknik Negeri Ambon, Rabu (27/3/2024).
Kuasa Hukum korban, Jhon Lenon Solissa mengatakan bahwa, Nirwan Umasugi beserta belasan temannya mendatangi rumah korban sekitar pukul 19.30 WIT.
Korban kemudian dikeroyok tanpa ampun hingga diserat ke dalam rumahnya serta diinjak-injak oleh para pelaku.
Baca juga: BPOM Ambon Pastikan Takjil di Depan Masjid Al-Fatah dan Batu Merah Ambon Bebas Bahan Kimia Berbahaya
Baca juga: Oknum TNI di Ambon Todong Anaknya Pakai Pistol, Sang Ibu: Dia Bukan Teroris
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.