SBT Hari Ini
Perdana dalam Sejarah, Warga Kampung Birit SBT Gelar Sholat Jumat Berjamaah
Warga Kampung Birit, Kecamatan Siritaun Wida Timur, SBT, kalinya melaksanakan Sholat Jumat berjamaah di Mushola Abdul Ghafur.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Warga Kampung Birit, Kecamatan Siritaun Wida Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur, untuk pertama kalinya melaksanakan Sholat Jumat berjamaah di Mushola Abdul Ghafur.
- Selama ini ibadah berjamaah belum berjalan rutin karena keterbatasan pembinaan keagamaan dan tenaga pembina.
- KUA setempat akan melakukan pembinaan melalui pengajian rutin, pembentukan majelis taklim, serta mendorong pendidikan RA dan MI bagi masyarakat.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Sebuah dusun terpencil di Kabupaten Seram Bagian Timur akhirnya mencatat sejarah baru dalam kehidupan keagamaannya.
Untuk pertama kalinya, masyarakat Kampung Birit, Kecamatan Siritaun Wida Timur, menggelar Sholat Jumat berjamaah di Mushola Abdul Ghafur.
Pelaksanaan Sholat Jumat perdana ini menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat.
Baca juga: 300 Siswa SMA Negeri 1 Ambon Ikut Skrining Pendengaran Dalam Rangka World Hearing Day 2026
Baca juga: Kabar Baik! Layanan Rekam-Cetak KTP-el Resmi Beroperasi di Kecamatan Banda
Selama ini, meski mushola telah lama berdiri dan menjadi simbol keberadaan umat Islam di kampung tersebut, kegiatan ibadah berjamaah belum berjalan secara rutin.
Kondisi tersebut dipengaruhi keterbatasan pembinaan keagamaan serta minimnya tenaga pembina yang mendampingi masyarakat dalam menjalankan aktivitas ibadah.
Kepala Urusan Agama Kecamatan Siritaun Wida Timur, Hasanudin Rumatiga, mengatakan pihaknya mengambil inisiatif melakukan pembinaan langsung kepada masyarakat sebagai bagian dari penguatan syiar Islam di wilayah terpencil.
“Ini menjadi langkah awal untuk membangun kehidupan keagamaan masyarakat agar lebih aktif dan terarah,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (6/3/2026).
Sementara itu, Koordinator Penyuluh Agama Islam, Udin Rumbati, menjelaskan bahwa program pembinaan akan mencakup pengajian rutin, pembelajaran dasar-dasar keislaman, serta pembentukan kelompok Majelis Taklim bagi kaum perempuan.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya melaksanakan ibadah, tetapi juga memahami ajaran Islam dengan baik dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Selain pembinaan keagamaan, pihak KUA juga berkomitmen mendorong peningkatan pendidikan masyarakat dengan menghadirkan kelas Raudhatul Athfal (RA) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di wilayah tersebut.
Langkah ini diharapkan dapat mendukung pendidikan anak-anak di Kampung Birit agar berkembang seiring dengan pembinaan keagamaan masyarakat setempat. (*)
| Ultimatum Pemkab SBT: Besok Pedagang Tak Boleh Lagi Jualan di Jalan |
|
|---|
| Penertiban Pedagang Bula Digencarkan, Sebagian Mulai Pindah ke Pasar Utama |
|
|---|
| Speedboat Tabrak Tiang Mercusuar di Perairan Geser, Tiga Warga Desa Tobo Berhasil Dievakuasi |
|
|---|
| Bupati SBT Sebut Penataan Kota Bula Tak Bisa Instan, Harus Terencana |
|
|---|
| Bupati SBT Tegaskan Usulan Musrenbang Harus Prioritas dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Jumat-perdanan-1.jpg)