Sumur Kalrez
Damkar SBT Siaga Kebakaran dari Semburan Gas Pipa Bocor PT Kalrez
Insiden kebocoran pipa dari PT Karlez membuat Damkar SBT langsung menerapkan langkah antisipasi untuk mencegah kebakaran dan ledakan.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Petugas Damkar menerima laporan dari masyarakat setempat atas nama Fatrah Arey, yang mencium bau menyengat disertai bunyi semburan dari area sumur minyak.
- Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, sumber kebocoran berasal dari sumur (well) 28 S 6, akibat pipa aliran (line) yang mengalami korosi atau karat.
- Hal itu memicu semburan gas, minyak, dan air akibat tekanan aliran dari dalam sumur.
- Titik kebocoran diketahui berada di dekat sumur (well) 36 D 6.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) siaga penuh menyusul kebocoran pipa minyak milik PT Kalrez (KRZ) Petroleum yang terjadi di belakang Kampung Densel, Desa Fattolo, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
Kepala Dinas Damkar SBT, Hadi Rumbalifar menjelaskan sesuai pantauan, tekanan pada pressure gauge menunjukkan adanya penurunan signifikan.
Dari 200 psi pada pukul 20.20 WIT, turun menjadi 150 psi pada pukul 01.40 WIT, Selasa dini hari.
Insiden itu membuat pihaknya langsung menerapkan langkah antisipasi untuk mencegah kebakaran dan ledakan.
“Apabila terjadi kebakaran akibat semburan gas dan minyak, petugas akan melakukan pemadaman dengan teknik starvation, yaitu memutus aliran pipa di dekat sumur untuk mengalihkan semburan ke titik yang lebih aman,” ujarnya.
Menurutnya, dalam kondisi darurat seperti ini, pemotongan pipa tidak diperbolehkan menggunakan las atau gergaji, karena dapat memicu percikan api.
“Pemutusan pipa hanya boleh dilakukan dengan teknik cool cutting atau menggunakan kunci pipa, demi menghindari risiko ledakan,” tegasnya.
Baca juga: Pipa Bocor jadi Penyebab Sumur PT Karlez di SBT Semburkan Gas dan Minyak
Baca juga: Gas Muncul dari Sumur PT. Kalrez di SBT, Warga Panik dan Mengungsi
Hadi menambahkan, tim Damkar disiagakan penuh di lokasi kejadian guna mengantisipasi kemungkinan terburuk.
“Kami tetap siaga di lokasi untuk memastikan tidak terjadi kebakaran dan keselamatan masyarakat tetap terjamin,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar lokasi sumur terpantau dalam pengawasan ketat petugas, sementara warga masih diminta untuk menjauh dari area kebocoran.
Adapun peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.20 WIT, Senin (219/1/2026).
Petugas Damkar menerima laporan dari masyarakat setempat atas nama Fatrah Arey, yang mencium bau menyengat disertai bunyi semburan dari area sumur minyak.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, sumber kebocoran berasal dari sumur (well) 28 S 6, akibat pipa aliran (line) yang mengalami korosi atau karat.
Hal itu memicu semburan gas, minyak, dan air akibat tekanan aliran dari dalam sumur.
| Retribusi Tetap Dipungut, Pedagang Pasar Gumumae Bula Keluhkan Minimnya Air Bersih |
|
|---|
| Bupati SBT Pimpin Apel Perdana Pasca Idul Fitri, Tekankan Disiplin dan Kinerja ASN |
|
|---|
| Pedagang Pasar Gumumae Bula Resah, Barang Dagangan Sering Hilang Saat Malam Hari |
|
|---|
| Penertiban Gagal, Pedagang Kembali Berjualan di Badan Jalan Pasar Bongkar Bula |
|
|---|
| Harga Cabai di Pasar Gumumae Bula Tembus Rp. 100 Ribu per Kilo, Pedagang Keluhkan Harga Pasok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Karlez-damkar.jpg)