Kamis, 9 April 2026

Sumur Kalrez

Pipa Bocor jadi Penyebab Sumur PT Karlez di SBT Semburkan Gas dan Minyak

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, sumber kebocoran berasal dari sumur (well) 28 S 6, akibat pipa aliran (line) yang mengalami korosi atau karat.

|
TribunAmbon.com/Ali/Haliyudin Ulima
PT. KARLEZ - Luapan minyak milik PT. Karlez Petroleum Limited di Kampung Densel, Desa Fatolu Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Selasa (20/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Petugas Damkar menerima laporan dari masyarakat setempat atas nama Fatrah Arey, yang mencium bau menyengat disertai bunyi semburan dari area sumur minyak.
  • Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.20 WIT, Senin (19/1/2026).
  • Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, sumber kebocoran berasal dari sumur (well) 28 S 6, akibat pipa aliran (line) yang mengalami korosi atau karat.
  • Hal itu memicu semburan gas, minyak, dan air akibat tekanan aliran dari dalam sumur. 

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) memantau langsung peristiwa semburan gas dari sumur milik PT Kalrez (KRZ) Petroleum yang membuat panik warga setempat.

PT Kalrez Petroleum (Seram) adalah perusahaan Kontrak Berbagi Produksi (PSC) di sektor minyak dan gas bumi yang beroperasi di Blok Bula, Seram Bagian Timur, Maluku, Indonesia, yang fokus pada eksploitasi minyak mentah, sering disebut sebagai Bula Crude Petroleum Oil (CPO). 

Perusahaan ini berada di bawah pengawasan SKK Migas dan telah aktif sejak tahun 2000, terlibat dalam ekspor minyak mentah dari wilayah tersebut. 

Semburan gas itu mulanya terungkap saat Petugas Damkar menerima laporan dari masyarakat setempat atas nama Fatrah Arey, yang mencium bau menyengat disertai bunyi semburan dari area sumur minyak.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.20 WIT, Senin (19/1/2026).

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, sumber kebocoran berasal dari sumur (well) 28 S 6, akibat pipa aliran (line) yang mengalami korosi atau karat.

Hal itu memicu semburan gas, minyak, dan air akibat tekanan aliran dari dalam sumur. 

Titik kebocoran diketahui berada di dekat sumur (well) 36 D 6.

Baca juga: Gas Muncul dari Sumur PT. Kalrez di SBT, Warga Panik dan Mengungsi

Baca juga: Jadwal Kapal Maluku: Malam ini Ada Dua Kapal ke Pulau Buru 

Kepala Dinas Damkar SBT, Hadi Rumbalifar menjelaskan, sesuai pantauan pihaknya tekanan pada pressure gauge menunjukkan adanya penurunan signifikan.

Dari 200 psi pada pukul 20.20 WIT, turun menjadi 150 psi pada pukul 01.40 WIT, Selasa dini hari.

Insiden itu membuat pihaknya langsung menerapkan langkah antisipasi untuk mencegah kebakaran dan ledakan.

“Apabila terjadi kebakaran akibat semburan gas dan minyak, petugas akan melakukan pemadaman dengan teknik starvation, yaitu memutus aliran pipa di dekat sumur untuk mengalihkan semburan ke titik yang lebih aman,” ujarnya.

Menurutnya, dalam kondisi darurat seperti ini, pemotongan pipa tidak diperbolehkan menggunakan las atau gergaji, karena dapat memicu percikan api.

“Pemutusan pipa hanya boleh dilakukan dengan teknik cool cutting atau menggunakan kunci pipa, demi menghindari risiko ledakan,” tegasnya.

Diberitakan, Warga Kampung Densel, Desa Fatolu, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), sempat dilanda kepanikan setelah gas tiba-tiba muncul dari sumur yang berada di belakang permukiman warga, Senin (19/1/2026).

Gas tersebut diketahui berasal dari sumur milik PT Kalrez Petroleum Limited, yang menurut warga sudah beberapa bulan terakhir tak beroperasi.

Kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang menjadi gelap disertai bau yang membuat warga panik. 

Sebagian masyarakat memilih mengungsi karena khawatir akan keselamatan mereka.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved