Sumur Kalrez
Semburan Gas PT Kalrez Kembali Terjadi, Warga Desa Fattolo Bula Panik dan Mengungsi
Akibat kebocoran Gas PT Karlez, terjadi polusi udara yang berdampak langsung ke lingkungan permukiman warga di sekitar TKP.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Kebocoran gas kembali terjadi di sumur milik PT Kalrez Petroleum Seram Limited yang berlokasi di Kampung Densel, Desa Fattolo, Kecamatan Bula, kabupaten SBT.
- Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIT dan mengakibatkan kepanikan warga yang bermukim di sekitar TKP.
- Akibat kebocoran tersebut, terjadi polusi udara yang berdampak langsung ke lingkungan permukiman warga sekitar.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Kebocoran gas kembali terjadi di sumur milik PT Kalrez Petroleum Seram Limited yang berlokasi di Kampung Densel, Desa Fattolo, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Kamis (22/1/2026) malam.
Sumber gas tersebut berasal dari satu unit mesin penggerak untuk sistem pengairan.
Baca juga: Jadwal KM Ciremai 25 Januari - 5 Februari 2026: Rute ke Makassar, Bau Bau, Ambon
Baca juga: Prakiraan Cuaca Ambon 23 Januari 2025: Pagi Cerah, Siang hingga Malam Berawan
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIT dan mengakibatkan kepanikan warga yang bermukim di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Kebocoran gas susulan ini menyebabkan bau gas menyebar hingga ke rumah-rumah warga dan menimbulkan kepanikan,” ungkap Danramil Bula, M. Jen Anjarang.
Akibat kebocoran tersebut, terjadi polusi udara yang berdampak langsung ke lingkungan permukiman warga di sekitar TKP.
Sejumlah warga yang bermukim di sekitar lokasi kebocoran terpaksa mengungsi sementara untuk menghindari paparan bau gas.
“Warga di sekitar TKP mengungsi karena bau gas cukup menyengat dan masuk ke dalam rumah,” katanya.
Petugas dari Puskesmas Bula turut diterjunkan ke lokasi dan membagikan masker kepada warga sebagai langkah antisipasi dampak kesehatan.
Meski begitu, warga dihimbau agar tetap tenang dan tidak panik dan mengikuti arahan aparat demi keselamatan bersama
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik karena petugas sedang melakukan penanganan di lokasi,” tandasnya.
Hingga sekitar pukul 00.45 WIT, kondisi di lokasi dilaporkan mulai berangsur normal.
“Situasi mulai normal, namun bau gas masih tercium sampai ke rumah warga,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, warga Kampung Densel, Desa Fatolu, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), sempat dilanda kepanikan setelah gas tiba-tiba muncul dari sumur yang berada di belakang permukiman warga, Senin (19/1/2026).
Gas tersebut diketahui berasal dari sumur milik PT Kalrez Petroleum Limited, yang menurut warga sudah beberapa bulan terakhir tak beroperasi.
PT Kalrez Petroleum (Seram) adalah perusahaan Kontrak Berbagi Produksi (KKS/PSC) di sektor minyak dan gas bumi (migas) yang beroperasi di Blok Bula, Seram Bagian Timur, Maluku.
Perusahaan ini terlibat dalam eksploitasi minyak mentah dengan ekspor perdananya terjadi pada 2021.
Gas yang muncul dari sumur itu pertama kali terpantau sejak siang hari, namun dampaknya semakin terasa pada malam hari.(*)
| Bupati SBT Waspadai Bahaya Gas Sumur PT Karlez, Minta Pempus Bertindak |
|
|---|
| PT Karlez di SBT Pastikan Luapan Gas Tak Beracun, Tapi Mudah Terbakar |
|
|---|
| Damkar SBT Siaga Kebakaran dari Semburan Gas Pipa Bocor PT Kalrez |
|
|---|
| Pipa Bocor jadi Penyebab Sumur PT Karlez di SBT Semburkan Gas dan Minyak |
|
|---|
| Gas Muncul dari Sumur PT. Kalrez di SBT, Warga Panik dan Mengungsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Gas-kembali-terjadi-PT-karlez.jpg)