SBT Hari Ini
Demi Anak Sekolah, Warga dan Pemuda Tobo SBT Swadaya Bangun Jembatan Penghubung
Saat musim timur maupun musim hujan, jalur tersebut kerap sulit dilalui sehingga masyarakat berinisiatif membangun jembatan secara swadaya.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Warga bersama sekelompok pemuda di Desa Tobo, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), bergotong royong membangun jembatan penghubung menuju SMP dan SMK Batuasa.
- Jembatan yang berada di kawasan penghubung Desa Tobo dan Batuasa itu menjadi akses penting bagi masyarakat.
- Terutama bagi para pelajar yang setiap hari menuju sekolah.
- Saat musim timur maupun musim hujan, jalur tersebut kerap sulit dilalui sehingga masyarakat berinisiatif membangun jembatan secara swadaya.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Warga bersama sekelompok pemuda di Desa Tobo, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), bergotong royong membangun jembatan penghubung menuju SMP dan SMK Batuasa.
Jembatan yang berada di kawasan penghubung Desa Tobo dan Batuasa itu menjadi akses penting bagi masyarakat.
Terutama bagi para pelajar yang setiap hari menuju sekolah.
Saat musim timur maupun musim hujan, jalur tersebut kerap sulit dilalui sehingga masyarakat berinisiatif membangun jembatan secara swadaya.
Dalam suasana cerah, para pemuda terlihat saling bahu-membahu mengangkat kayu, menyusun badan jembatan, hingga memperkuat tiang penyangga.
Kerja sama tersebut menunjukkan tingginya rasa persatuan dan kepedulian antarwarga demi memperlancar aktivitas masyarakat Tobo-Batuasa.
Salah satu warga, Irwan Kelutur mengatakan pembangunan jembatan dilakukan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap kebutuhan akses transportasi warga dan pelajar.
“Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat dan anak-anak sekolah. Saat musim hujan atau musim timur, biasanya akses menjadi sulit dilalui sehingga kami berinisiatif membangunnya secara gotong royong,” ujar Irwan Kelurat kepada TribunAmbon.com, Senin (18/5/2026).
Baca juga: Eston Halamury Nahkodai GMNI Ambon 2026–2028, Siap Perkuat Perjuangan Marhaenisme
Baca juga: Pimpin Upacara di SMA Negeri 1 Ambon, Kapolsek Sirimau Titip Pesan Tegas untuk Generasi Muda
Ia mengatakan, pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.
“Melalui gotong royong yang penuh kekompakan, para pemuda berhasil menciptakan fasilitas yang bermanfaat bagi warga sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan mereka,” katanya.
Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan para pemuda menjadi bukti tingginya solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Kami berharap jembatan ini bisa digunakan dalam jangka panjang dan membantu anak-anak sekolah agar tetap aman menuju sekolah setiap hari,” tandasnya.(*)
| Bupati Fachri Ajak Warga SBT Jangan Abaikan Sensus Ekonomi 2026: Data Jadi Penentu Arah Pembangunan |
|
|---|
| Soekarno Cup U-17 Jadi Panggung Anak Kampung di SBT Tunjukkan Bakat Sepak Bola |
|
|---|
| FAKTA Kondisi SD Negeri 10 Pulau Parang Rusak: Dianggap Tak Layak, Terkendala Kepemilikan Tanah |
|
|---|
| Viral Siswa Belajar di Sekolah Rapuh, Disdikbudpora SBT Pastikan Pendampingan Sudah Dilakukan |
|
|---|
| Disdikbudpora SBT Ungkap Alasan SD Negeri 10 Pulau Parang Belum Bisa Dapat Bantuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/tobo-jembatan.jpg)