SBT Hari Ini
Hari Kebangkitan Nasional, Kapolres SBT Tekankan Perlindungan Anak di Ruang Digital
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan semangat Kebangkitan Nasional yang lahir sejak berdirinya Boedi Oetomo tahun 1908 harus tetap relevan.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Polres Seram Bagian Timur (SBT) mengingatkan pentingnya menjaga generasi muda dari ancaman ketertinggalan digital dan pengaruh negatif media sosial.
- Polres itu disampaikan Kapolres SBT AKBP Alhajat, saal memimpin upacara dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di lapangan upacara Polres SBT.
- Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan semangat Kebangkitan Nasional yang lahir sejak berdirinya Boedi Oetomo tahun 1908 harus tetap relevan menghadapi tantangan zaman saat ini.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Polres Seram Bagian Timur (SBT) mengingatkan pentingnya menjaga generasi muda dari ancaman ketertinggalan digital dan pengaruh negatif media sosial.
Pesan itu disampaikan Kapolres SBT AKBP Alhajat, saal memimpin upacara dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di lapangan upacara Polres SBT, Rabu (20/5/2026).
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan semangat Kebangkitan Nasional yang lahir sejak berdirinya Boedi Oetomo tahun 1908 harus tetap relevan menghadapi tantangan zaman saat ini.
Menurutnya, perjuangan bangsa kini tidak lagi sebatas mempertahankan wilayah negara, tetapi juga menjaga kedaulatan informasi dan kualitas generasi muda di era transformasi digital.
“Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” ujar Kapolres dalam rilisnya kepada TribunAmbon.com.
Baca juga: Dugaan Penggelapan Dana Nasabah Bank Ina di Ambon Rp. 300an Juta, Mantan CS Divonis 3 Tahun
Baca juga: Kasus Dana BOS dan DPA, 2 Kepsek dan 1 Bendahara MTs N Ambon Terancam 20 Tahun Penjara
Ia mengatakan tema Harkitnas tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan menjaga dan menyiapkan generasi muda.
“Tema ini juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat. Kemajuan sebuah negara tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan oleh keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar,” jelasnya.
Kapolres juga menyoroti sejumlah program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang disebut diarahkan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia.
Di antaranya Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, layanan cek kesehatan gratis, hingga penguatan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih.
Selain itu, pemerintah juga mulai memperketat perlindungan anak di ruang digital melalui penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP TUNAS.
“Aturan ini memastikan anak-anak sebagai tunas bangsa dapat mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai usia tumbuh kembangnya,” tandasnya.
Kapolres menilai peringatan Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan literasi digital masyarakat.
“Kebangkitan Nasional adalah milik kita semua. Bermula dari kesadaran individu yang terakumulasi secara kolektif, dan berujung pada kejayaan bangsa di kancah dunia,” tutupnya.(*)
| Guru SMP Negeri 40 SBT Terbukti Cabuli Murid, Divonis 12 Tahun Penjara |
|
|---|
| Masih Banyak Rumah Tak Layak di Desa Bula, Pj Kades Akui Kuota Bantuan Belum Mencukupi |
|
|---|
| Desa Bula Dapat 94 Kuota BSPS 2026, Pj Kades: Prioritas untuk Warga Desil 1 hingga 4 |
|
|---|
| TPS Tansi Ambon Kota Bula Dipenuhi Sampah, Warga Minta Penanganan Serius |
|
|---|
| Demi Anak Sekolah, Warga dan Pemuda Tobo SBT Swadaya Bangun Jembatan Penghubung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Polres-sbt-kebangkitan.jpg)