Jumat, 5 Juni 2026

Brimob Kroyok Warga

Lagi, Masa Aksi Demo di Markas Brimob Kota Bula Minta 11 Oknum Polisi Ditindak Tegas

Masa aksi datang di depan Markas Brimob Batalyon B Pelopor Kompi III, Kota Bula menggunakan satu mobil truk dilengkapi dengan alat pengeras suara. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Ode Alfin Risanto
TribunAmbon.com/Haliyudin
PENGEROYOKAN - Aksi unjuk rasa oleh warga sipil, LSM, Organisasi Kepemudaan serta Kemahasiswaan di depan Markas Brimop, Kota Bula, Selasa (23/9/2025). 

Dengan mengenakan pakaian dinas ASN, tampak di bagian wajahnya mengalami luka diduga akibat tindak kekerasan.

Ia mengaku, kehadirannya disana untuk menuntut pertanggungjawaban atas penganiayaan yang dilakukan oleh belasan oknum anggota Brimob.

Dua keluarga di Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) diduga menjadi korban kekerasan oleh 11 oknum anggota Brimob Kompi 3 Yon B Pelopor, Senin (22/9/2025). 

Para korban diantaranya; Jamina Rumadedey (26), Abdul Haji Rumaday (30), Dessy Rumaday (31), Jamila rumaday (51), Ranja Rumaday (20), Alfaris Rumaday (2), da Safitri Rumaday (4). 

Kepada TribunAmbon.com, salah satu korban Jamina Rumadedey (26) menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 10.20 WIT. Saat itu, Abdul Haji Rumaday (30) salah satu korban tengah berada di rumahnya, tiba-tiba datang 11 orang yang diduga oknum Brimob. 

Sempat terjadi interaksi cekcok di antara mereka, hingga pada akhirnya berujung pada aksi pemukulan oleh belasan oknum Brimob tersebut terhadap seluruh keluarga di dalam rumah.

Aksi itu menyebabkan para korban mengalami cidera.

Pasca kejadian, korban bersama sekitar 100 warga langsung mendatangi Markas Kompi 3 Yon B Pelopor.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved