Minggu, 19 April 2026

Brimob Kroyok Warga

Lagi, Masa Aksi Demo di Markas Brimob Kota Bula Minta 11 Oknum Polisi Ditindak Tegas

Masa aksi datang di depan Markas Brimob Batalyon B Pelopor Kompi III, Kota Bula menggunakan satu mobil truk dilengkapi dengan alat pengeras suara. 

|
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Ode Alfin Risanto
TribunAmbon.com/Haliyudin
PENGEROYOKAN - Aksi unjuk rasa oleh warga sipil, LSM, Organisasi Kepemudaan serta Kemahasiswaan di depan Markas Brimop, Kota Bula, Selasa (23/9/2025). 

Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM - Ratusan warga di Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) gelar aksi unjuk rasa di depan Markas Brimob Batalyon B Pelopor Kompi III, Kota Bula, Maluku, Selasa (23/9/2025). 

Pantauan Tribunambon.com di lokasi sekitar pukul 13:00 WIT Sebelum menuju ke lokasi demo, masa aksi berkumpul di pelataran Mesjid Raya Kota Bula menggelar doa bersama. 

Usai doa bersama, masa aksi yang terdiri Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bersama Aliansi cipayung plus yakni, HMI, IMM, GMNI dan KAHMI menuju ke lokasi.

Baca juga: Brimob Diduga Aniaya Warga di SBT, Polda Maluku Turun Tangan Janji Tindak Tegas Pelaku

Masa aksi datang menggunakan satu mobil truk dilengkapi dengan alat pengeras suara. 

Setibanya didepan Markas Brimob, masa aksi dihadang puluhan aparat keamanan denga perlengkapan lengkap, termasuk aparat kepolisian dan Brimob. 

Sebuah mobil water cannon juga tampak parkir di lokasi demonstrasi. 

"Kita datang disini hanya menuntut keadilan, kalian bukan preman, kalian ada pengayom masyarakat," ujar Zilkifli Sengan, ketua LMND Cabang SBT.

Ia menilai, sebagai pengayom masyarakat, Brimob seharusnya melindungi masyarakat disaat terjadi kericuhan seperti ini. 

"Seharusnya melindungi kami sebagai masyarakat Indonesia, kalau seperti ini sudah seharusnya ada reformasi Polri," tuturnya.

Pihaknya menegaskan bakal tetap melancarkan aksi demonsttasi sebelum para pelaku tersebut di tindaklanjuti secara tegas. 

"Kami akan bertahan disini, sampai pelaku ini diproses secara hukum, karena kita takut kedepan akan terjadi hal yang sama, ini bukan persoalan kekerasan saja tapi ada pelecehan juga," tutupnya.

Baca juga: Dosen Teknik Geologi Unpatti Edukasi Penerapan IoT tuk Pertanian MA Ittaqollah Ambon

Diberitakan sebelumnya, Ratusan warga mendatangi Markas Kompi Brimob di Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Senin (22/9/2025).

Aksi massa itu buntut dugaan pengeroyokan warga oleh sejumlah personil Brimob. 

Pantauan Tribunambon.com di lokasi, tampak salah satu korban bernama Abdul Haji Rumaday (30) juga ikut bersama massa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved