Brimob Kroyok Warga
11 Oknum Brimob Kroyok Warga Sipil di SBT, Diduga Berawal dari Cekcok di Pesta
11 Brimob didduga mengkeroyok Abdul Haji Rumaday buntut dari perselisihan di acara pesta di Kawasan Lumba-Lumba, Kota Bula
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Ode Alfin Risanto
Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM - Insiden pemukulan oleh 11 oknum anggota Brimob Kompi 3 Yon B Pelopor ke warga sipil Abdul Haji Rumaday buntut dari perselisihan di acara pesta di Kawasan Lumba-Lumba, Kota Bula, Sabtu (20/9/2025) malam.
Hal itu disampaikan Jamina Rumadedey (26) salah satu korban pemukulan yang juga istri dari Abdul Haji Rumaday ketika diwawancarai Tribunambon.com, Senin (22/9/2025).
Dikatakan, suaminya yang juga merupakan Kepala Pemuda sempat menegur sejumlah oknum brimob yang tengah mengonsumsi minuman keras di lokasi pesta.
Baca juga: Salah Tangkap Berujung Penganiayaan, Kapolres Malra Diminta Evaluasi dua Anggotanya
Baca juga: Haji Isam diduga Lecehkan Pemerintah Desa Ohoiwait, Koedoeboen Sasi 20 Bidang Tanah Petuanan
Tak Terima di tegur, salah satu oknum Brimob mencekik leher Abdul hingga memerah.
Abdul kemudian berusaha melepaskan diri dan balas mendorong oknum tersebut.
Saat itulah, beberapa pemuda lain yang melihat Kepala Pemuda mereka dicekik langsung ikut memukuli anggota Brimob.
"Waktu malam pesta itu, Brimob ini ada mabuk, mereka pukul salah satu tetangga, terus suami saya ini Kepala Pemuda, dia masuk bela, tapi anggota Brimob ini maki, dari situ dia tidak terima kemudian dia mau maju pukul, Brimob cekik dia sampai lehernya merah karena aggota Brimob ini tidak mau lepas tangan," ujarnya.
Masalah tersebut sempat dilaporkan ke Polres SBT, pada Minggu (22/9/2025) siang.
Abdul juga telah berkoordinasi dengan Wakapolres untuk bertemu setelah makan siang.
Namun, sebelum pertemuan itu terjadi, 11 oknum Brimob datang ke rumah Abdul dan langsung melancarkan tindakan kekerasan terhadap dirinya.
"Jadi mereka sudah bikin laporan ke Polres terus Abdul ini sudah koordinasi dengan Wakapolres untuk waktu sampai selesai makan siang baru menghadap. Tapi belum makan siang lagi, anggota Brimob ini datang dengan pakaian biasa, mereka turun itu tidak tanya baik-baik tapi langsung pukul," jelasnya.
Mirisnya, peristiwa yang terjadi di kediaman korban ini tidak hanya menimpa Abdul, tetapi juga istri, anak-anak, dan keluarganya.
Untuk Itu dia berharapa ada tindak lanjut dari Kapolres SBT maupun Kapolda Maluku atas masalah yang menimpa keluargnya. (*)
| Diduga Keroyok Warga, 17 Anggota Brimob Ditarik dari SBT tuk Pemeriksaan di Makosat Polda Maluku |
|
|---|
| Redam Amarah Warga, Dansat Brimob Maluku Turun Tangan Tangani Kasus Penganiayaan di SBT |
|
|---|
| Usai Markas Brimob, Kini Masa Aksi Datangi Polres SBT |
|
|---|
| Buntut Pengeroyokan Warga Sipil, Ini Tuntutan Masa Aksi Saat Geruduk Markas Brimob Kota Bula |
|
|---|
| Lagi, Masa Aksi Demo di Markas Brimob Kota Bula Minta 11 Oknum Polisi Ditindak Tegas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/abdul-dikeroyok.jpg)