Maluku Terkini
Gini Ratio Maluku Turun, Ketimpangan Pengeluaran Membaik
Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku mencatat tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Maluku yang diukur oleh Gini Ratio adalah sebesar 0,273.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku mencatat tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Maluku yang diukur oleh Gini Ratio adalah sebesar 0,273.
- Angka ini turun 0,023 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio Maret 2025 yang sebesar 0,296.
- Kepala BPS Maluku, Maritje Pattiwaellapia, mengatakan, penurunan Gini Ratio menunjukkan distribusi pengeluaran masyarakat yang semakin merata.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Maluku pada September 2025 menunjukan perbaikan.
Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku mencatat tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Maluku yang diukur oleh Gini Ratio adalah sebesar 0,273.
Angka ini turun 0,023 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio Maret 2025 yang sebesar 0,296.
Kepala BPS Maluku, Maritje Pattiwaellapia, mengatakan, penurunan Gini Ratio menunjukkan distribusi pengeluaran masyarakat yang semakin merata.
Ketimpangan pengeluaran diukur menggunakan Gini Ratio yang diturunkan dari kurva lorenz serta distribusi pengeluaran berdasarkan pendekatan Bank Dunia.
“Salah satu ukuran ketimpangan yang sering digunakan adalah Gini Ratio. Nilai Gini Ratio berkisar antara 0-1. Semakin tinggi nilai Gini Ratio menunjukkan ketimpangan yang semakin tinggi,” kata Kepala BPS Maluku.
Dituturkan, bahwa secara umum pada periode September 2019 - September 2025, Gini Ratio di Maluku mengalami penurunan.
Kondisi ini menunjukan bahwa selama periode tersebut terjadi perbaikan pemerataan pengeluaran di Maluku.
Namun demikian, akibat adanya Covid-19 kata Maritje Pattiwaellapia, nilai Gini Ratio kembali mengalami kenaikan pada September 2020.
“Gini Ratio Maluku pada September 2025 tercatat sebesar 0,273, turun 0,023 persen poin dibanding keadaan Maret 2025 tercatat sebesar 0,296,” sebut Maritje Pattiwaellapia.
Berdasarkan wilayah tempat tinggal, Gini Ratio di daerah perkotaan pada September 2025 adalah sebesar 0,262.
Hal ini tutur Kepala BPS Maluku, menunjukkan terjadi penurunan sebesar 0,014 poin dibanding Maret 2025 yang sebesar 0,276 dan turun sebesar 0,022 poin dibanding September 2024 yang sebesar 0,284.
Sementara m daerah perdesaan, Gini Ratio pada September 2025 tercatat sebesar 0,228, turun sebesar 0,021 poin dibandingkan dengan kondisi Maret 2025 dan turun sebesar 0,008 poin dibandingkan dengan kondisi September 2024.
“Gini Ratio di daerah perdesaan pada September 2024 dan Maret 2025 masing-masing tercatat sebesar 0,236 dan 0,249,” sambungnya.
Baca juga: DLHP Mulai Tarik Retribusi Sampah di Pasar Mardika Ambon, Pedagang Diminta Waspada Pungli
Baca juga: BPS Maluku Catat Rumah Tangga Butuh Rp. 5,1 Juta Per Bulan Agar Tidak Tergolong Miskin
| Peluncuran Progam Polisi Mengajar di Maluku, Pendidikan Karakter Siswa Siap Dibentuk |
|
|---|
| Ayu dan Raflex Gagal di MA, Penyidik Juga Tetapkan Keduanya Tersangka Kasus PT MPM |
|
|---|
| Dugaan Korupsi Preservasi Jalan Namlea - Bara, Kabupaten Buru, Kejari Periksa 7 Saksi |
|
|---|
| Terungkap Modus TPPO: Remaja Diiming-imingi Kerja, Dipaksa Jadi LC Karaoke di Namlea |
|
|---|
| Gelapkan Rp402 Juta Hasil BB, Hakim PN Ambon Vonis Eks Kacabjari Banda Naira 3 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Jdisnsp.jpg)