Sabtu, 9 Mei 2026

Maluku Terkini

Gini Ratio Maluku Turun, Ketimpangan Pengeluaran Membaik

Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku mencatat  tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Maluku yang diukur oleh Gini Ratio adalah sebesar 0,273.

Tayang:
Penulis: Maula Pelu | Editor: Mesya Marasabessy
Istimewa
MALUKU - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, menyampaikan terkait tingkat pengeluaran penduduk Maluku pada September 2025, dalam acara peluncuran berita resmi statistik Februari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku mencatat  tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Maluku yang diukur oleh Gini Ratio adalah sebesar 0,273. 
  • Angka ini turun 0,023 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio Maret 2025 yang sebesar 0,296. 
  • Kepala BPS Maluku, Maritje Pattiwaellapia, mengatakan, penurunan Gini Ratio menunjukkan distribusi pengeluaran masyarakat yang semakin merata. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Maluku pada September 2025 menunjukan perbaikan. 

Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku mencatat  tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Maluku yang diukur oleh Gini Ratio adalah sebesar 0,273. 

Angka ini turun 0,023 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio Maret 2025 yang sebesar 0,296. 

Kepala BPS Maluku, Maritje Pattiwaellapia, mengatakan, penurunan Gini Ratio menunjukkan distribusi pengeluaran masyarakat yang semakin merata. 

Ketimpangan pengeluaran diukur menggunakan Gini Ratio yang diturunkan dari kurva lorenz serta distribusi pengeluaran berdasarkan pendekatan Bank Dunia. 

“Salah satu ukuran ketimpangan yang sering digunakan adalah Gini Ratio. Nilai Gini Ratio berkisar antara 0-1. Semakin tinggi nilai Gini Ratio menunjukkan ketimpangan yang semakin tinggi,” kata Kepala BPS Maluku. 

Dituturkan, bahwa secara umum pada periode September 2019 - September 2025, Gini Ratio di Maluku mengalami penurunan. 

Kondisi ini menunjukan bahwa selama periode tersebut terjadi perbaikan pemerataan pengeluaran di Maluku. 

Namun demikian, akibat adanya Covid-19 kata Maritje Pattiwaellapia, nilai Gini Ratio kembali mengalami kenaikan pada September 2020. 

“Gini Ratio Maluku pada September 2025 tercatat sebesar 0,273, turun 0,023 persen poin dibanding keadaan Maret 2025 tercatat sebesar 0,296,” sebut Maritje Pattiwaellapia. 

Berdasarkan wilayah tempat tinggal, Gini Ratio di daerah perkotaan pada September 2025 adalah sebesar 0,262. 

Hal ini tutur Kepala BPS Maluku, menunjukkan terjadi penurunan sebesar 0,014 poin dibanding Maret 2025 yang sebesar 0,276 dan turun sebesar 0,022 poin dibanding September 2024 yang sebesar 0,284. 

Sementara m daerah perdesaan, Gini Ratio pada September 2025 tercatat sebesar 0,228, turun sebesar 0,021 poin dibandingkan dengan kondisi Maret 2025 dan turun sebesar 0,008 poin dibandingkan dengan kondisi September 2024. 

“Gini Ratio di daerah perdesaan pada September 2024 dan Maret 2025 masing-masing tercatat sebesar 0,236 dan 0,249,” sambungnya. 

Baca juga: DLHP Mulai Tarik Retribusi Sampah di Pasar Mardika Ambon, Pedagang Diminta Waspada Pungli

Baca juga: BPS Maluku Catat Rumah Tangga Butuh Rp. 5,1 Juta Per Bulan Agar Tidak Tergolong Miskin

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved