Anak Dewan Aniaya Remaja
Elly Toisuta Sudah Minta Maaf ke Keluarga Korban yang Dianiaya Anaknya: Serahkan Diproses Hukum
Ketua DPRD Ambon, Elly Toisuta mengaku telah meminta maaf ke keluarga korban yang dianiaya AT hingga tewas.
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ketua DPRD Ambon, Elly Toisuta mengaku telah meminta maaf ke keluarga korban yang dianiaya AT hingga tewas.
Menurutnya, permintaan maaf itu sudah disampaikan melalui komunikasi-komunikasi sebelumnya yang disampaikan.
“Soal permintaan maaf itu saya kira sudah ada dalam komunikasi-komunikasi sebelumnya,” kata Elly Toisutta, Senin (7/8/2023).
Baca juga: Ketua DPRD Ambon Akhirnya Berkantor Pasca Anaknya Aniaya Remaja hingga Tewas
Disamping itu, ia mengaku telah menyerahkan semua masalah tersebut ke pihak yang berwajib.
Dan tetap mengikuti proses hukum yang sementara berjalan.
“Saya selalu orang tua dari awal memang melihat masalah ini harus diserahkan ke hukum, semoga masalahnya bisa cepat selesai,” harap Elly.
Pantauan TribunAmbon.com di lokasi, Elly Toisuta baru mulai berkantor hari ini pasca anaknya aniaya remaja hingga tewas.
Sebelumnya, ia tak terlihat berkantor selama sepekan yakni terhitung Senin (31/7/2023) hingga Jumat (4/8/2023).
Seperti diberitakan, anak keduanya berinisial AT (25) menganiaya RRS (18) hingga tewas gegara tak menegurnya saat masuk kompleks.
Korban dipukuli di bagian kepala, kemudian tidak sadarkan diri.
Korban pun menghembuskan nafas terakhir tidak berapa lama setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Peristiwa penganiayaan itu terjadi di kawasan Talake tepatnya di Asrama Polisi Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Minggu (30/7/2023) sekitar pukul 21.00 WIT. (*)
Hakim Vonis Abdi Toisutta, Anak Ketua DPRD Ambon Selama 4 Tahun Penjara |
![]() |
---|
Isi Pasal 351 Ayat 3 KUHP yang Jerat Abdi Toisutta Anak Ketua DPRD Ambon |
![]() |
---|
Jaksa Tuntut Abdi Toisutta, Anak Ketua DPRD Ambon Selama 6 Tahun Penjara |
![]() |
---|
Dokter Spesialis Bedah Saraf Sebut Kemungkinan Kematian Rafli karena Jantung Bukan Pendarahan Otak |
![]() |
---|
Dokter Forensik di Sidang Anak Ketua DPRD Ambon: Pendaharan Tepat di Kepala Korban Dipukuli |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.