Maluku Terkini

Video Viral Adu Mulut Anggota TNI dan Polri Hanya Salah Paham & Sudah Damai, Kejadian di Buru Maluku

Viral video adu mulut antara seorang anggota TNI (Babinsa) dan Polri (Brimob) saat operasi penertiban kawasan tambang emas ilegal di Gunung Botak

Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Salama Picalouhata
Instagram/@infokomando.official
Viral Anggota Brimob Cekcok dengan Babinsa TNI AD. 

TRIBUNAMBON.COM - Viral video adu mulut antara seorang anggota TNI (Babinsa) dan Polri (Brimob) saat operasi penertiban kawasan tambang emas ilegal di Gunung Botak, Kabupaten Buru, Maluku.

Berdasarkan rekaman video, keduanya berdebat menyinggung soal koordinasi.

Anggota TNI tersebut nampak hanya seorang diri.

Sementara anggota Polri lebih dari satu orang dan terlihat ada di sekeliling Babinsa tersebut.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M. Rum Ohoirat, dan Kapendam XVI/Pattimura Kolonel Arh Adi Prayoga mengatakan peristiwa itu terjadi saat anggota Brimob tersebut ikut mengawasi kegiatan sweeping tromol oleh anggota Polres Buru dibawah pimpinan AKP Uspril Walter Funwebun pada Kamis, (2/2/2023) lalu.

Namun keduanya menegaskan, kejadian tersebut hanyalah kesalahpahaman.

Kejadian itu juga sudah diselesaikan secara kekeluargaan oleh kedua belah pihak.

"Bapak Kapolda Maluku sudah berkoordinasi dengan Bapak Pangdam XVI/Pattimura, dan kejadian itu hanyalah kesalahpahaman saja, sudah diselesaikan kedua pihak," kata Kabid Humas Polda Maluku Rum Ohoirat, Minggu (5/2/2023).

TNI polri baikan tsay

Roem mengaku, video adu mulut yang tersebar viral di medsos tidak utuh dan hanyalah penggalan.

Adu mulut terjadi karena adanya mis komunikasi.

"Kami juga salut kepada kedua anggota itu karena tidak sampai terlibat adu fisik. Ini juga pertanda keduanya saling menghargai. Hanya karena viral saja di medsos, sehingga menimbulkan multitafsir," jelasnya.

Senada dengan Ohoirat, Kapendam XVI/Pattimura Adi Prayoga menambahkan, persoalan adu mulut tersebut sudah diselesaikan oleh kedua belah pihak secara kekeluargaan.

"Sekali lagi kami sampaikan bahwa kejadian itu hanya salah paham saja dan mis komunikasi antara anggota Babinsa dengan anggota Brimob. Tapi semuanya sudah berakhir, dan sudah diselesaikan secara damai," terangnya.

Polda Maluku sendiri saat ini tengah melaksanakan operasi penertiban terhadap Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan tambang emas Gunung Botak, Buru.

Operasi penertiban terhadap para penambang ilegal tersebut dilakukan bersama tim terpadu yang meliputi TNI, Polri dan instansi terkait lainnya.

Operasi penertiban dilakukan karena masyarakat kerap mengeluhkan seringnya terjadi tindakan kriminalitas di kawasan tambang.

Selain itu, masyarakat juga mengaku banyak orang luar dari Pulau Buru yang masuk melakukan aktivitas PETI di Gunung Botak. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved