Maluku Terkini

Sekelompok Orang Diduga Preman Duduki Kantor Gubernur Maluku, Tim Lewerissa: Sadar Diri Jua!

video yang beredar dan tertampak sembilan orang pria dewasa yang mengaku bagian dari tim kemenangan Gubernur Maluku itu

Penulis: Maula Pelu | Editor: Ode Alfin Risanto
Istimewa
GUBERNUR MALUKU - Tangkapan layar video respon terkait sejumlah orang yang diduga preman menduduki pelataran kantor Gubernur Maluku, Sabtu (30/8/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Viral video sekelompok pemuda diduga preman menduduki pelataran kantor Gubernur Maluku, pada Sabtu (30/8/2025), menjadi perbincangan hangat warga Maluku sekaligus kecaman.

Salah satunya video yang beredar dan tertampak sembilan orang pria dewasa yang mengaku bagian dari tim kemenangan Gubernur Maluku itu. 

Video itu diduga direkam pada Sabtu (30/8/2025) malam, setelah tindakan siang sekelompok pemuda yang diduga preman.

Baca juga: Gerakan Pangan Murah, Pemerintah Kota Tual Salurkan 10 Ton Beras SPHP di Enam Titik

Baca juga: Polisi Tetapkan 1 Tersangka Pembakaran Rumah Warga Hunuth

Dengan nada emosional, perwakilan mereka menyampaikan kekesalan atas tindakan sepihak kelompok itu yang diduga ditujukan kepada Gubernur Hendrik Lewerisa. 

“Beta mau bilang ke teman-teman tadi itu yang kritik Pemerintah Hendrik Lewerisa, beta (saya) mohon kalau bisa sadar diri sedikit jua, kalau mau lawan Hendrik Lewerisa berarti lawan Katong (kita) semua di sini,” ucap salah satu dari mereka dengan logat khas Ambon.

Mereka menyebut bahwa perjuangan mengantarkan Hendrik Lewerisa ke kursi Gubernur, bukan semata kerja individu, melainkan hasil kerja bersama tim pendukung.

“Jadi beta mohon kalau bisa pergi memohon maaf buat Hendrik Jang ikut mau. Kamong rasa Kamong yang pilih Hendrik sendiri. Katong samua ini siang malam Katong bajalang semua,”sambungnya, 

Tak lupa mereka mengajak untuk kembali bersatu demi masa depan Maluku yang damai dan sejahtera.

“Jadi Katong samua ini kalau bisa punya kepentingan yang sama. Jadi kalau ambon ini akang mau damai, mari katong kerja sama-sama yang baik,” pintanya.

Diketahui, respon kecaman ini setelah sekelompok pemuda diduga preman menduduki pelataran kantor Gubernur Maluku, Sabtu (30/8/2025) siang. 

Satu diantara para pemuda itu mengeluarkan pernyataan bernada ancaman.

Ancaman yang dikemukakan menyoal rencana pelantikan pejabat eselon III dan IV.

Berikut pernyataan bernada ancaman yang disampaikan salah seorang diduga preman dalam video berdurasi 35 detik itu: 

"Pokoknya katong tar ada urusan, cuma dua, kalau tidak rumah sakit atau kantor polisi. Seng ada yang katong mundur-mundur, seng seratus orang katong seng mundur-mundur. Kalau sampe pelantikan tidak koordinasi dengan wagub, katong siap, hancur bakar. Katong su siap, mau apapun katong su siap. Jang uji mental deng katong, katong su siap. Seng ada mundur-mundur, seng di rumah sakit, kantor polisi,” 

Sebelumnya, kabar keretakan hubungan Wakil Gubernmur Maluku Abdullah Vanath dengan Hendrik Lewerissa selaku gubernur santer beredar.

Abdullah Vanath secara terbuka sempat menyindir soal nama yang mengisi posisi jabatan strategis birokrasi pemerintah Provinsi Maluku. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved