TOPIK
Tumpahan Oli
-
Ketua Komisi II Irawadi, saat meninjau langsung tumpahan Oli di Pantai Wailaa menegaskan untuk dapat didorong Perda terkait B3.
-
Tumpuan oli dengan volume besar terlihat memanjang ratusan meter di sepanjang pantai,Wailaa, Desa Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.
-
Walaupun telah turun ke lokasi dan memeriksa sejumlah pihak, DLH hingga kini belum dapat memastikan sumber pasti dari bahan pencemar tersebut.
-
Pihak-pihak yang akan dipanggil ke DPRD Maluku terkait trumpahan oli di pantai wailaa ada dari KSOP, DLH, dan Pemdes.
-
Hasil peninjauan, meskipun tumpahan oli sudah terjadi beberapa hari sebelumnya, tim masih menemukan noda-noda hitam pada bebatuan di sekitaran pantai.
-
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Alhidayat Wajo, menyatakan keprihatinannya atas kondisi tersebut dan menegaskan akan menindaklanjuti kasus ini
-
Anggota Komisi II DPRD Maluku, Alhidayat Wajo, membenarkan agenda tersebut saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, Sabtu (1/11/2025).
-
Hingga kini Sabtu (1/11/2025), belum ada perkembangan resmi yang disampaikan terkait tumpahan oli di kawasan tersebut.
-
Hal ini juga diakui warga setempat yang juga sebagai pegiat Pegiat Lingkungan Kota Ambon, Joe Manuhuwa.
-
Sebab sekitar pukul 06.00 WIT saat dirinya melaut, tidak menemukan kondisi minyak diperairan ataupun di kawasan tersebut.
-
Pantauan TribunAmbon.com di lokasi sekitar pukul 14.30 WIT, oli tersebut berada di sepanjang bibir pantai dengan panjang kurang lebih 300 meter.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved