TAG
Pendeta Elifas Maspaitella
-
Ungkapan itu adalah pengajaran bahwa manusia ini hanyalah makhluk, dan Tuhan adalah Pencipta
Minggu, 20 Juni 2021
-
"Mari rapat kamari" (=mari mendekat ke sini) merupakan ajakan untuk "rapat/bakudekat"
Minggu, 20 Juni 2021
-
Satu. "Kalu su bajanji, seng boleh langgar" (=bila telah berjanji, tidak boleh dilanggari).
Sabtu, 19 Juni 2021
-
Jadi "biar sagu deng kalapa sisi" (=walau hanya sagu dan potongan kelapa),
Jumat, 18 Juni 2021
-
Ungkapan yang sering mengikutinya ialah "dari dalang poro lai mama su jaga"
Kamis, 17 Juni 2021
-
"Beta seng sampe hati lia dong susah anana e" (=Aku tidak tega melihat kalian susah anak-anakku).
Rabu, 16 Juni 2021
-
"Jang cuma pikir mata pung sanang" (=jangan untuk kesenangan mata), "Jang tagal mulu pung pasnana"
Selasa, 15 Juni 2021
-
"Kandati ale kuat, mar jang mamancang la slak jatuh sang orang makang pisang rubu-rubu"
Senin, 14 Juni 2021
-
"Jang paksa" karena bila sudah waktu untuk "ambel napas" (=istirahat) maka "sampe dolo" (=cukuplah).
Senin, 14 Juni 2021
-
"Antua yang cipta jadi Antua su ator samua" (=Tuhan yang menciptakan jadi Ia mengatur semuanya).
Sabtu, 12 Juni 2021
-
"Sanang ka seng?" Hidup dalam alam yang "Antua su biking jadi deng sagala bae" (=sudah dijadikan Tuhan dengan sempurna). "Bangong pagi deng matahari
Jumat, 11 Juni 2021
-
"Ingatang, orang pung tampa tangang tuh biar akang mau bagumana model lai, mar jang unju mangarti la kas rusak turut suka"
Kamis, 10 Juni 2021
-
Hu/Huwa adalah ungkapan yang berarti Tuhan/Antua Basar, yang disembah seluruh alam (Hu/Huwa serua alam).
Rabu, 9 Juni 2021
-
"Tar ada yang kurang" (=tidak ada yang kurang) karena "Antua su taru di sagala tampa" (=Tuhan telah meletakkannya di semua tempat).
Selasa, 8 Juni 2021
-
Karena itu ungkapan tersebut bisa berarti permintaan/permohonan yang meminta tanggungjawab dan karena dapat dipercaya.
Senin, 7 Juni 2021
-
"Hidop nih puas deng pung sa" (=puaslah dengan yang menjadi milik kita)
Minggu, 6 Juni 2021
-
iasanya sambil "pasi bibir" (=manyun/mincing bibir) atau "manjaling" (=mengerlingkan mata) bahkan sambil "bisi-bisi tar brenti" (=berbisik).
Sabtu, 5 Juni 2021
-
Nasehat-nasehat ini bersumber dari "pikir hidop eso lusa" (=hidup esok dan seterusnya ~ini semacam pengharapan masa depan)
Jumat, 4 Juni 2021
-
Ungkapan ini lahir dari keinginan semua orangtua agar anaknya kelak "jadi anana bae-bae" (=menjadi anak yang baik dalam arti penurut),
Kamis, 3 Juni 2021
-
"Astaganaga hidup di dunia, kalau haga-haga celaka jadinya, sebabnya itu pikir baik-baik, agar jalan hidupmu jadilah baik.
Rabu, 2 Juni 2021