Breaking News:

Kuti Kata Maluku

Kuti Kata; Tampa Tangang

"Ingatang, orang pung tampa tangang tuh biar akang mau bagumana model lai, mar jang unju mangarti la kas rusak turut suka"

Sumber; Pdt. Elifas Tomix Maspaitella
Gereja Tua di Jemaat GPM Patti, Klasis Letti Moa Lakor, MBD 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - "Dunya 'gnap" (=dunia dengan segala isinya) adalah "Huwa pung tampa tangang" (=buatan tangan Tuhan). Jadi "Jaga, kalesang akang, jang kas rusak" (=jagalah, peliharalah, jangan rusakkan).

Itu tanda "hidop hormat Hu" (=hidup dengan menghormati Tuhan).

"Ingatang, orang pung tampa tangang tuh biar akang mau bagumana model lai, mar jang unju mangarti la kas rusak turut suka" (=ingatlah, karya seseorang itu bagaimana pun bentuknya, jangan karena kesombongan kita, lalu merusakkannya).

"Tampa tangang tuh ujud lalah deng karingat sandiri" (=hasil karya itu bukti kelelahan dengan keringat sendiri), "bukang hasil basuruh, dudu la prentah" (=bukan hasil main perintah, lalu hanya duduk saja).

"Jaga orangtotua pung tampa tangang" (=pelihara hasil karya orangtua) itu nasehat agar kita tidak "bongkar iko suka" (=membongkar dengan semena-mena) hanya karena ada model baru.

Baca juga: Kuti Kata; Unju Jalan Bae

Baca juga: Kuti Kata; Jangan Mau Jadi Jongos

"Kalu atap su bocor, kalu masih bisa panirit deng satu dua bangkawang/lirang, panirit sa toh, bukang bongkar" (=bila atapnya alami kebocoran dan bisa digantikan dengan satu atau dua lembar atap, lebih baik itu yang diganti daripada dibongkar semuanya).

"Kalu dinding gaba-gaba su busu, mi ganti lirang yang busu sa bukang rubuh rumah" (=jika sebidang dinding dari pelapah sagu itu sudah membusuk, bagian itu saja yang digantikan, bukan membongkar semua rumah).

"Kalu mau bongkar, bicara babae, dong jua mangarti" (=bila mau membongkarnya, bicaralah, mereka pun memahaminya).

Jadi intinya pada "kalesang" (=peduli untuk membenahi), dan "kas suara" (=minta ijin, memberitahu, menjelaskan, dialog).

Sebab "tampa tangang" adalah "upaya ator deng pelihara kahidopang" (=usaha mengatur dan memelihara kehidupan).

Halaman
12
Editor: Fandi Wattimena
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved