Breaking News:

TOPIK

Kuti Kata Maluku

  • Kuti Kata; Kapala Malawang

    "Kandati ale kuat, mar jang mamancang la slak jatuh sang orang makang pisang rubu-rubu"

  • Kuti Kata; Jang Paksa

    "Jang paksa" karena bila sudah waktu untuk "ambel napas" (=istirahat) maka "sampe dolo" (=cukuplah).

  • Kuti Kata; Jalang Hidop

    "Antua yang cipta jadi Antua su ator samua" (=Tuhan yang menciptakan jadi Ia mengatur semuanya).

  • Kutia Kata; Sanang Ka Seng?

    "Sanang ka seng?" Hidup dalam alam yang "Antua su biking jadi deng sagala bae" (=sudah dijadikan Tuhan dengan sempurna). "Bangong pagi deng matahari

  • Kuti Kata; Tampa Tangang

    "Ingatang, orang pung tampa tangang tuh biar akang mau bagumana model lai, mar jang unju mangarti la kas rusak turut suka"

  • Kuti Kata; Hu Yang Ezhar, Huwa Yang Akbar

    Hu/Huwa adalah ungkapan yang berarti Tuhan/Antua Basar, yang disembah seluruh alam (Hu/Huwa serua alam).

  • Kuti Kata; Deng Antua Pung Sayang

    "Tar ada yang kurang" (=tidak ada yang kurang) karena "Antua su taru di sagala tampa" (=Tuhan telah meletakkannya di semua tempat).

  • Kuti Kata; Jaga Babae

    Karena itu ungkapan tersebut bisa berarti permintaan/permohonan yang meminta tanggungjawab dan karena dapat dipercaya.

  • Kuti Kata; Baringing

    "Hidop nih puas deng pung sa" (=puaslah dengan yang menjadi milik kita)

  • Kuti Kata; Parsir

    iasanya sambil "pasi bibir" (=manyun/mincing bibir) atau "manjaling" (=mengerlingkan mata) bahkan sambil "bisi-bisi tar brenti" (=berbisik).

  • Kuti Kata; Mau Biking Susah Sapa

    Nasehat-nasehat ini bersumber dari "pikir hidop eso lusa" (=hidup esok dan seterusnya ~ini semacam pengharapan masa depan)

  • Kuti Kata; Unju Jalan Bae

    Ungkapan ini lahir dari keinginan semua orangtua agar anaknya kelak "jadi anana bae-bae" (=menjadi anak yang baik dalam arti penurut),

  • Kuti Kata; Jang Haga-Haga La Batingka

    "Astaganaga hidup di dunia, kalau haga-haga celaka jadinya, sebabnya itu pikir baik-baik, agar jalan hidupmu jadilah baik.

  • Kuti Kata; Laeng Kase Inga Laeng

    Ini nasehat yang mengingatkan agar "jang bakanjang deng dosa" (=jangan bergaul erat dengan dosa)

  • Kuti Kata; Stop Deng Tipu Tapa Tar Guna Tuh

    "Mau orangtotua ka anana, dia lampa-lampa dong samua" (=entah orang tua atau anak, semuanya ditipu olehnya).

  • Kuti Kata; Wakar

    Semisal dalam satu kelompok anak-anak yang bermain "prang-prang" (=perang-perangan), ada "kapala wakar" (=semacam komendan regu)

  • Kuti Kata; Sepe Sepe

    Kata ini menerangkan sesuatu yang didapati secara beruntun. "Dapa ikang dua hari sepe-sepe paskali" (=mendapat ikan dua hari berturut-turut).

  • Kuti Kata; Jang Balayar Deng Orang Pung Layar

    Jang balayar deng orang pung layar" (=jangan berlayar dengan mengambil layar milik orang lain). Ini adalah pelajaran tentang:

  • Kuti Kata; Skrek Tar Bae Paskali

    Kata "tar bae" (=tidak baik) di sini tidak berarti jelek/buruk, tidak baik, melainkan semacam penegasan

  • Kuti Kata; Ungkel

    Adakalanya "kaweng" (=menikah) membuat seseorang "ubah kalakuang" dan juga sering karena "tatumbu la sadar

  • Kuti Kata; Batamang

    "Tamang sapiring sabantal" (=berteman dan makan sepiring, tidur sebantal), ini ungkapan yang menerangkan "hubungan kantal" (=kuatnya hubungan)

  • Kuti Kata; Jang Pawela

    "Mar jang pawela" (=jangan tak acuh, lengah, lamban) "la jang lebe skang masoso" (=jangan berlebihan bisa saja itu kode-kode tentang suatu hal

  • Kuti Kata; Kukis Pisang Paskali

    Sifat manis "parsis kukis pisang" merupakan bentuk pujian atas "tabiat bae" (=perangai yang baik) yang sifatnya tetap dalam arti "seng biking-biking"

  • Kuti Kata; Mau Takotang

    Karena itu "mau biking apapa tuh jang lupa angka hati" (=bila hendak melakukan apa pun jangan lupa berdoa/mengatakan isi hati)

  • Kuti Kata; Putus Tanjong Langgar Lautan

    Karena itu "rindu mau bale" (=rindu untuk kembali) menjadi semacam pengharapan masa depan sebagian besar mereka yang merantau

  • Kuti Kata; Makanang Kasiang

    "Makanang kasiang" itu makanan yang dimakan sehari-hari (makanan pokok), dan tidak bisa dipisahkan dari "katong pung hidop".

  • Kuti Kata; Pilih Babae

    Sebab banyak kali penampilan luar itu baik, tetapi kedalaman hatinya tidak, seperti ungkapan

  • Kuti Kata; Biking Apapa Tuh Jang Iko Suka

    Karena tidak mau "nama busu" maka hendaknya dalam melakukan sesuatu itu "jang iko suka" atau "jang turut biasa" (=jangan menuruti kebiasaan yang salah

  • Kuti Kata; Berkat Samonti

    Ada orang yang "hidop deng berkat saloko" (=ada yang hidup dengan berkat sedikit sekali - ibarat satu genggaman tangan), yang lain "dapa samonti"

  • Kuti Kata; Kas Ampong

    Jadi "kas ampong" itu melahirkan kesadaran baru supaya "sampe jua, jang ulang lai" (=cukup, jangan terulang kembali).

1 2 Next 
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved