Breaking News:

Kuti Kata Maluku

Kuti Kata; Jang Haga-Haga La Batingka

"Astaganaga hidup di dunia, kalau haga-haga celaka jadinya, sebabnya itu pikir baik-baik, agar jalan hidupmu jadilah baik.

Sumber; Pdt. Elifas Tomix Maspaitella
Dua pria melintasi Perairan Maluku 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - "Dolo beta pung papa manyanyi buju beta tidor, pas ada deng saki banya" (=dulu, papa saya menyanyi untuk menidurkan saya saat saya sedang sakit), syair lagunya begini:

"Astaganaga hidup di dunia, kalau haga-haga celaka jadinya, sebabnya itu pikir baik-baik, agar jalan hidupmu jadilah baik.

Pikir itu p'lita hati, s'bagai t'rang kehidupan, bila pikir itu mati, hidup tak berpatutan. Banyak orang tak senang, tak sentosa hidupnya, karena tidaklah senang, pakai pikir itulah".

"Jang haga-haga" (=jangan coba-coba) merupakan nasehat agar jangan suka melakukan hal yang "tar manir" (=tidak sopan) atau "tar dengar-dengaran" (=tidak dengar-dengaran).

Biasanya nasehat ini diberi karena orang yang dinasehati itu "kapala batu biji ruku paskali" (=keras kepala sekali).

"Su tagor mar macang dia baterek terus" (=sudah ditegur tetapi yang bersangkutan seperti mempermainkan kita).

Biasanya yang suka "haga-haga" itu "tatumbu susah mar tar tobat-tobat" (=berhadapan dengan kesusahan tetapi tidak mau berubah).

Malah mereka cenderung "berbuat lebe paskali" (=melakukan kesalahan terus-menerus).

Baca juga: Kuti Kata; Kukis Pisang Paskali

Baca juga: Kuti Kata; Makanang Kasiang

Bahkan ada yang menganggap "beta su par bagini sudah nih" (=saya sudah seperti begini), jadi "mangkali sampe Tuhan datang baru tobat kapa" (=mungkin saat kedatangan Tuhan baru bertobat).

Sifat ini harus diubah, bila "mau sentosa hidop" (=senang dalam hidup) karena "kalu haga-haga cari perkara terus, orang lari kas tinggal" (=bila terus mau mencari perkara/masalah dengan orang lain, akan ditinggalkan).

Halaman
12
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved