Rabu, 15 April 2026

SBT Hari Ini

Dermaga Feri Airnanang di SBT Terbengkalai, Dipenuhi Semak dan Sepi Aktivitas

Dermaga Feri Airnanang di Kecamatan Siritaun Wida Timur, Kabupaten SBT terlihat sepi dan tidak terawat, dengan area dipenuhi semak belukar.

Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Ode Alfin Risanto
TribunAmbon.com/Haliyudin Ulima
DERMAGA FERI - Kondisi area Dermaga Feri Airnanang di Kecamatan Siritaun Wida Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Senin (16/3/2026). Area dermaga terlihat dipenuhi semak belukar dan minim aktivitas, menandakan tidak adanya penyeberangan feri yang beroperasi di lokasi tersebut. 
Ringkasan Berita:
  • Dermaga Feri Airnanang di Kecamatan Siritaun Wida Timur, Kabupaten SBT terlihat sepi dan tidak terawat, dengan area dipenuhi semak belukar.
  • Minimnya aktivitas penyeberangan membuat fasilitas dermaga dan area parkir tidak dimanfaatkan secara optimal.
  • Warga berharap pemerintah kembali mengaktifkan dermaga tersebut agar akses transportasi laut dan konektivitas antarwilayah pesisir SBT dapat kembali terbuka.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Kondisi Dermaga Feri Airnanang di Kecamatan Siritaun Wida Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), terlihat sepi dan tak terawat.

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi, Senin (16/3/2026), area dermaga yang seharusnya menjadi jalur aktivitas kendaraan dan penumpang justru dipenuhi semak belukar yang tumbuh di sejumlah bagian halaman.

Beberapa bagian area parkir dan akses menuju dermaga terlihat tertutup rumput liar, menandakan minimnya aktivitas kendaraan maupun penumpang di lokasi tersebut.

Baca juga: Pelabuhan Hunimua Liang Bakal Diperbaiki, Kadishub Maluku: Infrastruktur Pendukung Sudah Siap

Baca juga: Setelah Lama Lumpuh, Jalur Siritaun Wida Timur Kini Bisa Dilalui Berkat Jembatan Darurat

Selain itu, fasilitas di sekitar dermaga seperti bangunan penunjang dan area sekitar tampak tidak dimanfaatkan secara optimal.

Bapak Ari (39) salah satu warga mengaku dermaga tersebut sudah lama tidak terlihat aktivitas penyeberangan feri.

“Sudah lama tidak ada kapal feri yang sandar di sini. Makanya sekarang kelihatan sepi dan rumput juga sudah mulai tumbuh di area dermaga,” ujarnya.

Ia mengaku, keberadaan dermaga tersebut sebenarnya sangat dibutuhkan masyarakat untuk mempermudah akses transportasi laut.

“Kalau dermaga ini aktif, tentu sangat membantu masyarakat di wilayah sini untuk bepergian atau kirim barang,” katanya.

Kata dia, jika dermaga kembali difungsikan, maka konektivitas antarwilayah di pesisir SBT bisa lebih terbuka.

“Sayang sekali kalau dibiarkan begitu saja. Padahal fasilitasnya sudah ada, tinggal dimanfaatkan supaya bisa membantu transportasi masyarakat,” bebernya.

Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat kembali mengaktifkan dermaga tersebut agar bisa dimanfaatkan secara maksimal.

“Harapan kami dermaga ini bisa kembali beroperasi supaya masyarakat di wilayah pesisir tidak kesulitan akses transportasi laut,” tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved