Sabtu, 9 Mei 2026

SBT Hari Ini

Warga Negeri Hote SBT Keluhkan Penolakan Bantuan Rumah, Minta Bupati SBT Turun Tangan

Keluhan tersebut disampaikan melalui surat resmi yang ditujukan kepada Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri tertanggal 15 April 2026.

Tayang:
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Mesya Marasabessy
TribunAmbon.com/Ali/Haliyudin Ulima
NEGERI HOTE - Abdul Kasongat dan warga penerima bantuan di Negeri Hote, Kecamatan Bula Barat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), saat diwawancarai TribunAmbon.com di kantor Bupati SBT, Selasa (21/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • 25 warga Negeri Hote, Kecamatan Bula Barat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), mengeluhkan dugaan penolakan bantuan perumahan swadaya (BSPS) tahun 2026 oleh pemerintah negeri setempat.
  • Keluhan tersebut disampaikan melalui surat resmi yang ditujukan kepada Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri tertanggal 15 April 2026.
  • Dalam surat itu, warga menyebut mereka telah masuk sebagai penerima bantuan, namun proses verifikasi belum pernah dilakukan.

Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima 

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Sebanyak 25 warga Negeri Hote, Kecamatan Bula Barat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), mengeluhkan dugaan penolakan bantuan perumahan swadaya (BSPS) tahun 2026 oleh pemerintah negeri setempat.

Keluhan tersebut disampaikan melalui surat resmi yang ditujukan kepada Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri tertanggal 15 April 2026.

Dalam surat itu, warga menyebut mereka telah masuk sebagai penerima bantuan, namun proses verifikasi belum pernah dilakukan.

“Kami menyampaikan laporan kepada Bapak Bupati bahwa sampai saat ini kami belum atau tidak pernah dilakukan verifikasi oleh tim verifikasi,” ujar Abdul Kasongat salah satu penerima bantuan saat diwawancarai Tribunambon.com, Selasa (21/4/2026).

Mereka menilai kondisi tersebut terjadi akibat sikap dan tindakan dari oknum pejabat negeri.

Warga bahkan menyebut adanya penolakan terhadap tim verifikasi dari Balai Perumahan Provinsi Maluku.

“Penolakan terhadap dua orang tim verifikasi dilakukan oleh pejabat Kepala Negeri Hote atas nama Idham H. Kapailu,” tegasnya.

Baca juga: Motif Dendam Terungkap, 2 Pelaku Pembunuhan Nus Kei Terancam Hukuman Mati

Baca juga: Jenazah Nus Kei Disembahyankan di Gereja Katolik Paroki Joseph Ohoijang

Warga menegaskan bahwa penolakan tersebut bukan merupakan sikap masyarakat penerima bantuan.

“Penolakan yang dilakukan merupakan tindakan oknum pribadi dan bukan dari kami 25 masyarakat penerima bantuan,” lanjutnya.

Mereka juga mengaku tidak pernah diberitahukan saat tim verifikasi datang ke lokasi.

Akibat kejadian tersebut, warga mengaku sangat dirugikan karena bantuan yang diharapkan terancam batal.

“Pada saat tim verifikasi datang kami tidak pernah diberitahukan dalam pertemuan tersebut. Kami 25 orang miskin sangat membutuhkan bantuan tersebut untuk perbaikan rumah-rumah kami yang belum layak,” jelasnya.

Warga pun meminta Bupati SBT segera turun tangan untuk menyelesaikan persoalan ini.

Selain itu, warga berharap bantuan tersebut tidak dialihkan ke daerah lain.

“Kami memohon agar tuntutan dan aspirasi kami ini dapat ditindaklanjuti. Agar bantuan tersebut tetap kami dapatkan dan tidak dipindahkan ke tempat lain,” tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved