Selasa, 21 April 2026

Nus Kei Ditikam

Jenazah Nus Kei Disembahyankan di Gereja Katolik Paroki Joseph Ohoijang

Jenazah Agrapinus Rumatora akan dimakamkan usai misa di Gereja Katolik Paroki St Joseph Ohoijang setelah dua hari disemayamkan di rumah duka.

Istimewa/Istimewa
NUS KEI-Agrapinus Rumatora “Nus Kei” (63),dijadwalkan misa dan disembahyangkan di Gereja Katolik Paroki Joseph Ohoijang, Jl Jenderal Sudirman, Langgur, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Selasa (21/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Jenazah Agrapinus Rumatora akan dimakamkan usai misa di Gereja Katolik Paroki St Joseph Ohoijang setelah dua hari disemayamkan di rumah duka.
  • Rumah duka di Langgur terus dipadati pelayat, sementara istri almarhum telah tiba dari Jakarta untuk mendampingi prosesi.
  • Aparat memastikan situasi tetap kondusif pascainsiden penikaman, dengan pengamanan disiagakan selama rangkaian pemakaman.

Lapaoran Jurnalis Tribun-Ambon.com: Jenderal Louis

AMBON, TRIBUN-TIMUR.COM — Jenazah Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara (Malra), Agrapinus Rumatora  
“Nus Kei” (63),dijadwalkan misa dan disembahyangkan di Gereja Katolik Paroki Joseph Ohoijang, Jl Jenderal Sudirman, Langgur, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Selasa (21/4/2026).

Misa persembahyangan ini setelah dua hari jenazah disemayamkan di rumah duka, Komplek Karang Tagepe, Kelurahan Wetdek, Langgur.

Informasi misa doa ini diperoleh wartawan TribunAmbon.com melalui Kapolres Malra AKBP Rian Suhendi, usai melayat ke rumah duka, Selasa pagi.

Sehari sebelumnya Kapolres dijadwalkan melayat, bersamaan dengan tibanya Yulianti (54), istri mendiang Nus Kei, dari Jakarta, Senin (20/4/2026) pukul 11.30 WIT.

Gereja Katolik tertua di Langgur ini hanya berjarak sekitar 200 m selatan rumah duka.

Baca juga: Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polda Maluku Dalami Dugaan Pembunuhan Berencana

Baca juga: Polda Maluku Imbau Keluarga Korban Tahan Diri, Kasus Penikaman Nus Kei Terus Diproses

Gereja Paroki Joseph Ohoijang baru rampung direnovasi tahun 2021 lalu.
Gereja di Langgur Ini adalah titik sentral Gereja Katolik di Keuskupan Amboina. 

Ini merupakan tempat pertama berkembang Gereja Katolik di wilayah Maluku. 

Sekitar 72,3 persen dari sekira 12 ribu penduduk di Kei Kecil beribadah di Gereja Katolik. Sekitar 22.1 persennya di Gereja Protestan, sisanya di masjid dan Vihara.

Langgur adalah ibu kota tua Kabupaten Maluku Tenggara.

Di isi timur laut ada Kota Tual, salah satu kawasan ekonomi berkembang di Maluku Tenggara.

Kei Kecil dan Tual Ini salah satu gugus pulau terpadat di Provinsi Maluku, setelah Ambon, ibu kota provinsi.

Pulau Kei Kecil dan Kei Besar, termasuk Pulau Dulla yang dihubungkan dengan jembatan Watdek (300 meter) ada sekitar 120 ribu penduduk.

Rumah duka berada di pusat kota tua Langgur, sekitar 150 meter dari Jembatan Usdek atau Watdek dan Pelabuhan Penyeberangan ke Pulau Kei Besar, dan puluhan pulau kecil di gugus kepulauan tenggara Maluku.

Sejak Minggu (19/4/2026) malam, kerabat, sahabat, sekampung dari Pulau Kei Besar, serta tetangga dekat terus berdatangan.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved