Nus Kei Ditikam
Jenazah Nus Kei Disembahyankan di Gereja Katolik Paroki Joseph Ohoijang
Jenazah Agrapinus Rumatora akan dimakamkan usai misa di Gereja Katolik Paroki St Joseph Ohoijang setelah dua hari disemayamkan di rumah duka.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Ode Alfin Risanto
Minggu malam, kawasan tugu Langgur atau Dragon Lama, lebih sepi dari biasanya.
Hingga kemarin, puluhan kerabat keluar masuk ruang tengah untuk berdoa di depan janazah, tokoh masyarakat Kei di Jakarta ini.
Dari pantauan wartawan TribunAmbon.com, di rumah duka, sekitar pukul 12.45 WIT, puluhan kerabat masih berdatangan melayat.
Sore tadi, Kapolres Malra AKBP Rian Suhendi, juga datang melayat.
Jarak rumah duka ke RS hanya sekitar 120 meter.
RS Perumda berada di Jl Jenderal Sudirman, ruas jalan terlebar dan teramai di Pulau Kei Kecil.
Jalan tua ini juga menghubungkan Bandara Langgur, dan kawasan kota baru di utara Kei Kecil serta ke Pulau Dulla, di timur.
Di sekitar rumah duka ada beberapa kantor pemerintah kabupaten, dan BUMN seperti PLN, dan kantor Mapolsek Kei Kecil. Markas Polres Malra berjarak sekitar 1,5 km ke barat.
Sedangkan pusat kawasan baru Kei Kecil dan di selatan dan utara Pulau Dulla, sekitar 5 km dari rumah duka.
Meski di dekat rumah duka ada markas polisi, tak terlihat aparat berseragam berjaga di jalan.
Kawasan Karang Tagepe termasuk ruas jalan terpadat di Kei Kecil.
ini juga dikenal dengan kawasan Dragon Lama, Ohoijang, pasar tua, rumah toko, dan pusat perbelanjaan modern level kabupaten.
Tugu Langgur hanya berjarak 100 meter dari dari gerbang komplek Karang Tegepe, rumah duka.
WIlayah administratif Kei Kecil dibagi dua, Kei Kecil Barat, Kei Kecil Timur.
Suara bising kendaraan roda dua pemuda di Langgur dan Pulau Dulla, nyaris tak terdengar, sepanjang persemayaman jenazah.
Bahkan sekitar lima jam, listrik umum padam di seluruh kota. Pemadaman mulai pukul 21.30 Wit hingga pukul 12.30 Wit.
Listrik padam hanya sekira sejam setelah jenazah Nus Kei dibawa dengan ambulans RS Perumda Karel Sadsuitubun ke Komplek Karang Tagepe.
Sedangkan Kota Tual mencakup sebagian Pulau Kei Kecil (terutama area pusat kota Tual) dan Pulau Dullah.
Beberapa politisi, tokoh masyarakat Kei Kecil dan Besar juga datang terpisah.
Polda Maluku mengklaim kondisi di Langgur, pasca insiden "kondusif" dan terkendali.
| Polda Maluku Imbau Keluarga Korban Tahan Diri, Kasus Penikaman Nus Kei Terus Diproses |
|
|---|
| Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polda Maluku Dalami Dugaan Pembunuhan Berencana |
|
|---|
| Terduga Pelaku Penikaman Nus Kei Tiba Ambon, Dikawal Puluhan Personil |
|
|---|
| Dua Terduga Pelaku Penikaman Nus Kei Diterbangkan ke Kota Ambon: Pemeriksaan di Mapolda |
|
|---|
| Demi Keamanan, Terduga Pelaku Penikaman Nus Kei Diamankan di Mako Brimob |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Kei-nus.jpg)