Rabu, 22 April 2026

Nus Kei Ditikam

Jenazah Nus Kei Disembahyankan di Gereja Katolik Paroki Joseph Ohoijang

Jenazah Agrapinus Rumatora akan dimakamkan usai misa di Gereja Katolik Paroki St Joseph Ohoijang setelah dua hari disemayamkan di rumah duka.

Istimewa/Istimewa
NUS KEI-Agrapinus Rumatora “Nus Kei” (63),dijadwalkan misa dan disembahyangkan di Gereja Katolik Paroki Joseph Ohoijang, Jl Jenderal Sudirman, Langgur, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Selasa (21/4/2026). 

Minggu malam, kawasan tugu Langgur atau Dragon Lama, lebih sepi dari biasanya. 

Hingga kemarin, puluhan kerabat keluar masuk ruang tengah untuk berdoa di depan janazah, tokoh masyarakat Kei di Jakarta ini.

Dari pantauan wartawan TribunAmbon.com, di rumah duka, sekitar pukul 12.45 WIT, puluhan kerabat masih berdatangan melayat.

Sore tadi, Kapolres Malra AKBP Rian Suhendi, juga datang melayat.
Jarak rumah duka ke RS hanya sekitar 120 meter.

RS Perumda berada di Jl Jenderal Sudirman, ruas jalan terlebar dan teramai di Pulau Kei Kecil.

Jalan tua ini juga menghubungkan Bandara Langgur, dan kawasan kota baru di utara Kei Kecil serta ke Pulau Dulla, di timur.

Di sekitar rumah duka ada beberapa kantor pemerintah kabupaten, dan BUMN seperti PLN, dan kantor Mapolsek Kei Kecil. Markas Polres Malra berjarak sekitar 1,5 km ke barat. 

Sedangkan pusat kawasan baru Kei Kecil dan di selatan dan utara Pulau Dulla, sekitar 5 km dari rumah duka.
Meski di dekat rumah duka ada markas polisi, tak terlihat aparat berseragam berjaga di jalan.

Kawasan Karang Tagepe termasuk ruas jalan terpadat di Kei Kecil. 
ini juga dikenal dengan kawasan Dragon Lama, Ohoijang, pasar tua, rumah toko, dan pusat perbelanjaan modern level kabupaten.

Tugu Langgur hanya berjarak 100 meter dari dari gerbang komplek Karang Tegepe, rumah duka.

WIlayah administratif Kei Kecil dibagi dua, Kei Kecil Barat, Kei Kecil Timur.
Suara bising kendaraan roda dua pemuda di Langgur dan Pulau Dulla, nyaris tak terdengar, sepanjang persemayaman jenazah.

Bahkan sekitar lima jam, listrik umum padam di seluruh kota. Pemadaman mulai pukul 21.30 Wit hingga pukul 12.30 Wit.

Listrik padam hanya sekira sejam setelah jenazah Nus Kei dibawa dengan ambulans RS Perumda Karel Sadsuitubun ke Komplek Karang Tagepe.

Sedangkan Kota Tual mencakup sebagian Pulau Kei Kecil (terutama area pusat kota Tual) dan Pulau Dullah.
Beberapa politisi, tokoh masyarakat Kei Kecil dan Besar juga datang terpisah.

Polda Maluku mengklaim kondisi di Langgur, pasca insiden "kondusif" dan terkendali. 

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved