Nus Kei Ditikam
Nus Kei Tewas Ditikam, Musda Golkar Maluku Tenggara Terancam Ditunda?
Peristiwa tragis tersebut terjadi di area pintu keluar bandara, tepatnya di Desa Ibra, Kecamatan Kei Kecil.
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
Ringkasan Berita:
- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara Agrapinus Rumatora alias Nus Kei ditikam OTK setiba di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Minggu (19/4/2026).
- Diketahui, kedatangan Nus Kei untuk mengikuti Musda Partai Golkar Maluku Tenggara
- Menyikapi insiden itu, DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku menyampaikan keprihatinan serta duka mendalam.
- Namun belum ada kepastikan kelanjutan pelaksanaan Musda Golkar Maluku Tenggara yang terjadwal 23 April 2026 mendatang.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 11.25–11.30 WIT.
Peristiwa tragis tersebut terjadi di area pintu keluar bandara, tepatnya di Desa Ibra, Kecamatan Kei Kecil.
Diketahui, kedatangan Nus Kei Maluku Tenggara untuk mengikuti musyawarah daerah (Musda) Partai Golkar Maluku Tenggara, Kamis (23/4/2026) mendatang.
Lantas dari peristiwa tersebut, apakah Musda Golkar Maluku Tenggara terancam ditunda?
Menanggapi itu, Sekretaris DPD I Golkar Maluku, Anos Yernias belum memberikan jawaban.
Baca juga: Ini Sikap DPD I Golkar Maluku Atas Tewasnya Nus Kei
Baca juga: Nus Kei Tewas Ditikam Empat Hari Sebelum Musda, Golkar Maluku Imbau Kader Tidak Terprovokasi
“Untuk kelanjutan Musda saya belum bisa memberikan keterangan,” kata Anos saat dihubungi TribunAmbon.com melalui sambungan telepon.
Meski begitu, Anos meminta kepada seluruh kader untuk menahan diri, tak terprovokasi dan menyerahkan penanganan perkara ke pihak berwajib.
Adapun DPD I Partai Golkar Maluku menyampaikan sikap atas peristiwa penikaman Nus Kei melalui pers rilis yang ditandatangani Ketua DPD I Golkar Maluku, Umar A. Lessy dan Sekretaris, Anos Yermias sebagai berikut:
- Mengutuk keras tindakan kekerasan dalam bentuk apapun yang terjadi terhadap Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara.
Tindakan penikaman ini adalah perbuatan melawan hukum dan tidak dapat ditoleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. - Mengimbau seluruh kader Partai Golkar di Maluku, khususnya di Kabupaten Maluku Tenggara, untuk tetap menahan diri, tidak terprovokasi, dan menjaga situasi tetap aman serta kondusif.
Solidaritas harus ditunjukkan dalam bentuk sikap dewasa, bukan tindakan yang memperkeruh keadaan. - Meminta aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas peristiwa ini, menangkap pelaku, serta mengungkap motif di balik kejadian tersebut secara transparan dan profesional.
- Mendorong semua pihak, termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama, dan elemen pemuda, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
- Menginstruksikan seluruh struktur Partai Golkar di Maluku untuk tetap solid, memperkuat komunikasi internal, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus
ini kepada aparat penegak hukum. - Menegaskan komitmen Partai Golkar dalam menjaga nilai-nilai demokrasi, perdamaian, dan supremasi hukum di seluruh wilayah Provinsi Maluku.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Ilustrasi-kekerasan-x.jpg)