Kamis, 23 April 2026

Maluku Terkini

Simak Data BPS Terkait Perkembangan Inflasi di Provinsi Maluku

Inflasi (y-on-y) tertinggi terjadi di Kota Tual sebesar 3,53 persen dengan IHK sebesar 110,13 dan terendah terjadi di Kabupaten Maluku Tengah.

Penulis: Maula Pelu | Editor: Mesya Marasabessy
Grafis TribunAmbon.com/ Juna Putuhena
Ilustrasi Inflasi Maluku 

 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku merilis November 2025,  inflasi Year on Year (y-on-y) atau perbandingan tahunan sebesar 2,33 persen.

Dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,93.

Sementara inflasi Month to Month (m-to-m) atau perbandingan per bulan sebesar 0,28 persen. 

Inflasi (y-on-y) tertinggi terjadi di Kota Tual sebesar 3,53 persen dengan IHK sebesar 110,13 dan terendah terjadi di Kabupaten Maluku Tengah sebesar 1,24 persen dengan IHK sebesar 108,60.

Sementara Kota Ambon dengan presentasi sebesar 2,93 persen dengn IHK 110,79. 

Data ini dibeberkan Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, dalam acara peluncuran Berita Resmi Statistik (BRS) di Desember 2025.

Baca juga: 16 Relawan Kembali Bekerja Setelah Sempat Dipecat Sepihak oleh Kepala SPPG Eri-Ambon

Baca juga: Sudah ada Pemberlakuan Tarif Masuk Bagi Wisatawan Lokal dan Mancanegara di Banda

Dijelaskannya bahwa Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga 9 indeks kelompok pengeluaran, yaitu: 

1. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 4,47 persen; 
2. Kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 4,14 persen; 
3. Kelompok kesehatan sebesar 4,08 persen; 
4. Kelompok pendidikan sebesar 2,57 persen; 
5. Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,48 persen; 
6. Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,74 persen; 
7. Kelompok transportasi sebesar 1,43 persen; 
8. Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,30 persen; 
9. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,15 persen. 

Sementara itu, ada dua kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: 
1. Kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,17 persen; dan
2. Kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,30 persen.

Diketahui sebelumnya pada Oktober 2025, inflasi Year on Year (y-on-y) di Provinsi Maluku sebesar 2,30 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,62. 

Inflasi (y-on-y) tertinggi  pada periode itu yakni di Kota Ambon sebesar 3,03 persen dengan IHK sebesar 110,12 dan terendah terjadi di Kota Tual sebesar 1,26 persen dengan IHK sebesar 109,95. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved