Ambon Hari Ini
Polda Maluku Ambil Alih Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan oleh Oknum Polisi dan Istri
Oknum anggota polisi yang dimaksud adalah Aipda Ateng Waly dan istrinya Siska Suprapto alias Ona.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Kepolisian Daerah (Polda) Maluku resmi mengambil alih penanganan laporan yang diajukan seorang ibu rumah tangga bernama Ona Oce (37), terkait dugaan penipuan dan penggelapan yang melibatkan seorang oknum polisi di Ambon dan istrinya.
Pengambilalihan tersebut dilakukan pada Jumat (14/11/2025).
Oknum anggota polisi yang dimaksud adalah Aipda Ateng Waly dan istrinya Siska Suprapto alias Ona.
Kedua sebelumnya dilaporkan ke Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease pada Kamis (13/11/2025).
Dalam laporan tersebut, pasangan suami istri itu diduga terlibat dalam penipuan dan penggelapan uang puluhan juta rupiah serta emas seberat 59 gram milik ibu pelapor.
Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, membenarkan bahwa kasus tersebut kini ditangani langsung oleh Polda Maluku.
“Iya benar,” ujar Kombes Pol Rositah Umasugi, saat dikonfirmasi TribunAmbon.com pada Sabtu (15/11/2025) terkait pengambilalihan penanganan laporan tersebut.
Baca juga: Poltekkes Maluku Wisudakan 413 Tenaga Kesehatan Baru
Baca juga: Semangat Hari Pahlawan, PLN Luncurkan Program “Power Hero”, Beri Diskon Hingga 50 Persen Tambah Daya
Menurut Kombes Pol Rositah, saat ini proses mediasi sedang berlangsung.
Terlapor Aipda Ateng Waly telah membuat surat pernyataan untuk mengembalikan emas itu.
Diketahui, sebelum laporan resmi ke Polresta Ambon, Ona Oce sempat menempuh upaya mediasi dengan pihak terlapor, dan bahkan melaporkan hal tersebut ke Polsek Leihitu, mengingat lokasi kejadian di wilayah itu dan Aipda Ateng bertugas di Polsek yang sama.
Namun mediasi ditingkat Polsek tidak membuahkan hasil.
Pelapor kemudian melanjutkan pengaduan ke Polresta Pulau Ambon pada Jumat (31/10/2025).
Setelah laporan diterima, Propam Polresta Ambon memfasilitasi mediasi yang menghasilkan surat pernyataan dituliskan langsung oleh istrinya Aipda Ateng Waly.
Namun surat pernyataan itu tidak dipatuhi pihak terlapor.
| Polda Maluku Janji Segera Tangkap Pelaku Penganiayaan Brutal Abdullah Mahu di Kebun Cengkeh Ambon |
|
|---|
| Dugaan Penggelapan Dana Nasabah Bank Ina di Ambon Rp. 300an Juta, Mantan CS Divonis 3 Tahun |
|
|---|
| Kasus Dana BOS dan DPA, 2 Kepsek dan 1 Bendahara MTs N Ambon Terancam 20 Tahun Penjara |
|
|---|
| Isu Mafia Izin Trayek dan Pungli, Dishub Ambon Pastikan Tak Ada Petugas Terlibat |
|
|---|
| Puluhan Pemuda Manipa Demo di Polda Maluku, Desak Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Abdullah Mahu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/1492023-Polda-Maluku.jpg)