Ambon Hari Ini

27 Tahun Honor di DLHP Kota Ambon, Om Bucek Ajarkan Cara Sederhana Bahagia: Mari Bersyukur 

Om Bucek sendiri ternyata adalah petugas lapangan paling senior di Bidang Petamanan, terhitung nyaris 27 tahun sejak 1998.

|
Penulis: Fandi Wattimena | Editor: Ode Alfin Risanto
TribunAmbon.com/ Fandi Wattimena
SOSOK - Bucek Totoy, petugas Pertamanan DLHP Kota Ambon. Bucek tengah bernyanyi usai membersihkan area Tribun Lapangan Merdeka, Kamis (31/7/2025) pagi. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - 'Ini hidup wanita si kupu-kupu malam, bekerja bertaruh seluruh jiwa raga' sepenggal lirik tembang kenangan ciptaan Titik Puspa itu apik dilantunkan Bucek Totoy, Kamis (31/7/2025) pagi.

Bariton suaranya seperti melubangi rintik hujan yang halangi matahari, seketika merubah suasana jadi hangat.

Tidak lebih dari 10 orang di Tribun Lapangan Merdeka, Kota Ambon, saat itu.

Empat diantaranya tampak ikut bersenandung, sisanya menyimak sembari menghentak kaki juga tangan seirama.

Om Bucek, segitu panggilan akrabnya. 

Dia adalah petugas bidang Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon. 

Bersama sejumlah rekannya, tengah rehat usai membersihkan area Tribun hingga Lapangan Merdeka pasca Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang diisi Pendeta Yandi Wanobe, Rabu (30/7/2025) malam.

Baca juga: Mama An, Pemilik Nasi Pulut Legendaris di Ambon Sering Nyanyi Sambil Layani Pembeli

Baca juga: Rayakan Kemerdekaan, Masyarakat di Maluku Tenggara Diimbau Pasang Bendera Sebulan Penuh

Speaker bluetooth 15 inch serta mic kabel standar yang dititip komunitas zumba tak dibiarkan nganggur begitu saja.

Sebelum disimpan di gudang bawah Tribun, kerap dipakai tuk bernyanyi saat melepas letih.

Bagi om Bucek dan rekan, itu sudah paripurna.

"Manyanyi sah hati su sanang," cetusnya kepada TribunAmbon.com.

Om Bucek sendiri ternyata adalah petugas lapangan paling senior di Bidang Petamanan, terhitung nyaris 27 tahun sejak 1998.

Pria asal Pulau Kisar, Kabupaten Maluku Barat Daya itu pun terhitung honorer paling lama, baru di Oktober 2025 mendatang akan mengakhiri statusnya sebagai petugas dengan upah harian.

"Puji Tuhan saya lolos PPPK, Oktober dilantik," ujarnya bahagia.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved