Maluku Terkini

Stok Beras Bulog Maluku Malut Capai 19 Ribu Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Saat ini, total stok beras yang dikelola Bulog untuk kedua provinsi tersebut mencapai sekitar 19.000 ton.

Tanita Pattiasina
BERAS BULOG - Aktifitas bongkar muat beras di Gudang Beras Bulog. Perum Bulog memastikan ketersediaan cadangan beras pemerintah untuk Provinsi Maluku dan Maluku Utara aman hingga akhir tahun 2025. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com Ummi Dalila Temarwut 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Perum Bulog memastikan ketersediaan cadangan beras pemerintah (CBP) untuk Provinsi Maluku dan Maluku Utara aman hingga akhir tahun 2025. 

Saat ini, total stok beras yang dikelola Bulog untuk kedua provinsi tersebut mencapai sekitar 19.000 ton.

Hal ini disampaikan oleh Manajer Operasional Bulog Maluku, Jefry Tanasy, dalam keterangannya kepada TribunAmbon.com,Kamis (10/07/2025). 

Ia menjelaskan, dari total stok tersebut, sekitar 11.000 ton berada di wilayah operasional Kota Ambon dan sekitarnya.

"Untuk wilayah Ambon, termasuk Maluku Tengah, Seram Bagian Timur, Seram Bagian Barat, Buru, dan Buru Selatan, kami memiliki stok sekitar 11.000 ton,Ini merupakan bagian dari total 19.000 ton cadangan beras pemerintah untuk Maluku dan Maluku Utara," jelasnya.

Bulog sendiri memiliki dua cabang utama lainnya, yakni Cabang Langgur dan Cabang Ternate. 

Baca juga: Bulog Siap Salurkan Beras SPHP Setelah Proses Verifikasi Mitra

Baca juga: Beras Subsidi Tidak Tersedia di Pasar Mardika Ambon, Ini Penjelasan Bulog Maluku

Kedua cabang ini masing-masing menyuplai wilayah di sekitarnya.

"Cabang Langgur melayani Kota Tual, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku Tenggara, dan Maluku Barat Daya. Sedangkan Cabang Ternate mengatur distribusi ke wilayah Maluku Utara. Total stok dari dua cabang ini sekitar 4.200 ton," jelasnya.

"Untuk kebutuhan pokok beras, cadangan yang ada saat ini masih mencukupi hingga akhir tahun 2025," tambahnya.

Kesiapan ini menjadi penting di tengah dinamika harga dan pasokan beras di pasar yang sempat menjadi perhatian publik. 

Bulog memastikan akan terus memantau penyaluran sesuai kebutuhan di lapangan.

Bulog pun optimis dapat menjamin stabilitas harga dan pasokan beras di wilayah Maluku dan Maluku Utara, termasuk untuk program-program intervensi pemerintah.

“Kami siap mendukung penuh program pemerintah, termasuk distribusi beras SPHP dan bantuan pangan apabila diperlukan,” tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved