Bentrok di Serut
Polisi Amankan RW Terduga Pelaku Penembakan Aipda Anumerta Husni Abdullah
Kasi Propam Polres Maluku Tengah melalui media sosial, RW diketahui bekerja sebagai tenaga honorer di Kantor Kehutanan Taman Nasional Manusela.
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Ode Alfin Risanto
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Beredar foto penangkapan salah seorang pria berinisial RW (33) oleh Polres Maluku Tengah, Kamis (10/4/2025) kemarin.
Diduga pria tersebut terlibat dalam penembakan yang menewasakan anggota Polsek Wahai, Aipda Anumerta Husni Abdullah .
Berdasarkan rilis yang disampaikan oleh Kasi Propam Polres Maluku Tengah melalui media sosial, RW diketahui bekerja sebagai tenaga honorer di Kantor Kehutanan Taman Nasional Manusela.
Penangkapan dilakukan pada Rabu, 9 April 2025 di kediaman RW yang berada di Masihulan.
Usai Ditangkap RW Kemudian dibawa ke Mapolres Maluku Tengah pada Kamis dini hari untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik.
Baca juga: Polisi Amankan Pengedar Narkoba di Durian Patah Ambon, Barang Bukti Sabu dan Ganja Diamankan
Baca juga: Hilang Kendali Akibat Mabuk, Pemotor Tabrak Angkot di Kawasan STAIN Ambon
TribunAmbon.com mencoba konfirmasi langsung Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Malteng, AKP Rendie Rienaldy Kamis (11/4/2025), sayangnya salah satu staf mengaku Kasat Reskrim masih berada di luar kota.
Kata sumber, saat ini RW tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik dari Satreskrim Polres Maluku Tengah.
Hingga berita ini ditayangkan, Kapolres bahkan Kasi Humas Polres Maluku Tengah yang coba dihubungi belum memberikan keterangan resminya.
Diberitakan sebelumnya Kabar duka menyelimuti Kepolisian Daerah (Polda) Maluku.
Panit Intelkam Polsek Wahai, Bripka. Husni Abdullah, dilaporkan gugur saat menjalankan tugas pengamanan bentrok antar warga di Desa Sawai dan Dusun Rumah Olat, Kabupaten Maluku Tengah Tengah, Kamis (3/4/2025).
Informasi mengenai gugurnya Bripka. Husni Abdullah dikonfirmasi oleh Kaur Penum Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku, AKP. Imelda Haurissa.
Ia membenarkan adanya insiden tersebut dan menyampaikan bahwa satu anggota Polsek Wahai menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) hingga meninggal dunia.
"Memang ada kejadian dan satu anggota Polsek Wahai terkena tembakan dari OTK dan dinyatakan meninggal dunia," ujar AKP. Imelda Haurissa.(*)
Ujian Sekolah SMPN 55 Malteng Berlangsung di 2 Lokasi, Dampak Bentrok Seram Utara |
![]() |
---|
Pasca Bentrok Seram Utara, Hasan Alkatiri Desak Pemda Mediasi Semua Tokoh Serut |
![]() |
---|
Gugur Saat Bentrok di Seram Utara, Keluarga Apida Anumerta Husni Dapat Santunan Rp 553 Juta |
![]() |
---|
Usai Ditetapkan Tersangka, Status PPPK RW Bakal Ditinjau Kembali |
![]() |
---|
Resmi Tersangka, RW Pelaku Penembakan Polisi di Serut Terancam 15 Tahun Penjara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.