Dugaan Korupsi Command Center
Dugaan Korupsi Command Center Ambon, Joy Adriaansz hingga Eks Wali Kota Terima Uang Puluhan Juta
Sejumlah nama disebut telah menerima uang hasil dari korupsi pengadaan Command Center pada Pemerintah Kota Ambon.
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sejumlah nama disebut telah menerima uang hasil dari korupsi pengadaan Command Center pada Pemerintah Kota Ambon.
Mulai dari Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian Kota Ambon, Joy Adriaansz hingga mantan Wali Kota Richard Louhenapessy.
Nama-nama penerima uang tersebut terungkap saat sidang lanjutan kasus dugaan tindak pidana korupsi DPA Kominfo Ambon, Slasa (14/5/3024) malam.
Baca juga: Dugaan Korupsi Diskominfo Ambon: Anggaran Baliho Ditilap, Pembangunan Command Center Tak 100 Persen
Terdakwa Yeremia Padang selaku kontraktor pengadaan command center diperiksa sebagai saksi dan mengakui hal tersebut.
Yeremia mengakui nominal yang diberikan berbeda-beda.
Kepada terdakwa Joy Adriaansz, yeremia memberikan Rp 80 juta, terdakwa Charly selaku Pokja dan Hendra 20 juta lebih.
Richard Louhenapessy juga menerima sebesar Rp. 50 juta dan PPK sebesar Rp 5 juta.
Uang tersebut diserahkan sebagai imbalan untuk memenangkan Yeremia sebagai tender dalam proyek Pengadaan Command Center.
“Awalnya saya dipertemukan dengan pak Charly dari Pokja. Saat di Rumah Makan Exselo saya disampaikan oleh pak Charly dan Hendra bahwa untuk pemenang Command Center ada harga yang harus dibayar," kata Terdakwa Yeremia Padang.
Yeremia mengatakan sedari awal sudah ada kesepakatan dari awal untuk memenangkan dirinya.
Lanjutnya, yeremia mengakui uang kepada terdakwa Joy Adriaansz berasal dari kantong pribadi lantaran uang proyek belum dicairkan.
Uang diberikan setelah Joy meminta melalui pesan di WhatsApp.
“Saya berikan Rp. 80 juta dalam dua kali. Pertama 60 dan kedua 20 juta. Saya berikan karena pak Joy WA ke saya untuk minta uang," jelasnya.
Sementara untuk penyerahan ke Eks Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy diserahkan melalui sopir.
| Ketua SC Musda V Golkar SBT Kecewa, Tuding Pimpinan Sidang Tak Netral dan Abaikan Hasil Verfak |
|
|---|
| 3 Tahun BBM Subsidi Kosong di Kobi, Komisi II DPRD Malteng Baru Tahu Usai Demo Warga |
|
|---|
| Kebakaran KM Expres Bahari 9B di Haria, Kerugian Capai Rp900 Juta |
|
|---|
| Respon Kekosongan BBM Subsidi di Kobi, Bupati Maluku Tengah Komunikasikan Pertamina |
|
|---|
| Kapal Cepat KM. Ekpres Bahari 9B Terbakar di Dermaga Pelabuhan Haria |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Yeremia-oadang-saksi-command.jpg)