Meti Kei
Latt, Olahan Rumput Laut Jadi Sajian Paling Laris di Bameti Bersama
Bagaimana tidak, rumput laut jenis sea grapes ini dipadukan dengan parutan kelapa yang dicampur bawang, cabe, jeruk dan sedikit penyedap.
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan
MALRA, TRIBUNAMBON.COM - Ada kuliner khas pada tradisi Tba Tamet atau Bameti bersama di Ohoi (Desa) Disuk, Kecamatan Kei Kecil Timur Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).
Ialah olahan Anggur laut, warga setempat menyebutnya Latt.
Olahan yang penampakannya seperti urap itu jadi panganan favorit pengunjung.
Bagaimana tidak, rumput laut jenis sea grapes ini dipadukan dengan parutan kelapa yang dicampur bawang, cabe, jeruk dan sedikit penyedap.
Apalagi pada moment tersebut disajikan di atas piring berbahan anyaman daun kelapa.
Baca juga: Sempat Lari, Pelaku Rudapaksa Anak Kandung di Maluku Tengah Akhirnya Diringkus Polisi
Baca juga: Ada Tradisi Bameti Bersama di FPMK, Ratusan Masyarakat Padati Ohoi Disuk
Kepada TribunAmbon.com, Senin (16/10/2023) Anon yang menjadi juru masak pada acara bameti bersama menjelaskan;
"Latt ini kita sajikan segar langsung diambil pada saat Tba Tamet atau bameti bersama tadi jadi soal rasa jelas beda," ucapnya.
Selain latt, ada juga olahan rumput laut dari jenis euchemakotoni segar yang diolah serupa namun berbeda tekstur ketika dinikmati.
"Nah lihat saja dari beberapa olahan sayur yang kita sajikan, latt ini selalu habis dan hanya butuh waktu beberapa menit untuk singgah di meja jamuan," pungkasnya seraya tersenyum. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.