Breaking News:

Pungutan Liar

Kronologi Laporan Pelecehan Seksual Anak hingga Berujung Dugaan Pungli di Polsek Kairatu

Ini Kronologi Laporan Pelecehan Seksual Anak hingga Berujung Dugaan Pungli di Polsek Kairatu

Sumber: Polres SBB
Ibu Korban, Nurjanah Tianotak saat berjumpa petinggi Polres SBB di ruang Kapolsek Kairatu, Jumat (20/1/2023). 

Laporan Tim LiputanTribunAmbon.com

PIRU, TRIBUNAMBON.COM – Berawal dari dugaan pelecehan seksual terhadap anaknya di Desa Waimital, Seram Bagian Barat, Nurjana Tianotak kemudian membuat laporan polisi 9 Desember 2021 di Mapolsek Kairatu.

Dihari yang sama, langsung dilakukan visum di Puskesmas Kairatu.

Harapan besar laporan tersebut bisa segera diproses agar anaknya mendapat keadilan.

Apalagi, menurut pengakuan Nurjana kepada TribunAmbon.com, tidak hanya anaknya, ponakan dan dua temannya juga mengalami hal serupa.

Yakni; KHZ, EAT, A dan S yang rerata berumur 9 tahun saat itu.

“Sejak tahun 2021. Laporan juga sudah dimasukan ke Polsek Kairatu. Belum ada hasilnya. Polsek Kairatu sangat lambat," ujar Nurjana di Gemba, Senin (5/12/2022).

Baca juga: Fakta Baru Dugaan Pungli di Polsek Kairatu, Polisi: Istri Penyidik Pinjam Uang Karena Suami Sakit

Lanjutnya, dia mengeluhkan layanan kepolisian lantaran hingga awal 2023 tak kunjung ada kejelasan.

Informasi perihal perkembangan kasus sulit didapati dari penyidik Polsek Kairatu Aipda Anthonius Y Seko.

Termasuk saat keluarga menghubungi Kapolsek Kairatu yang saat itu masih dijabat AKP H. Hursepuny.

"Kepolisian mempermainkan kita. Ini ada apa sebenarnya? Saya merasa dirugikan. Entah keadilan hukum akan diperoleh di mana lagi," ketusnya.

Serupa ketika dikonfirmasi TribunAmbon.com, Kapolsek Kairatu yang baru dijabat Iptu Aris per tanggal 25 November 2022 mengaku belum mengetahui perkembangan kasus tersebut.
Kemudian baru di pertengahan Januari 2023 diarahkan untuk menghubungi Kasat Reskrim Polres Seram Bagian Barat (SBB) Iptu Irwan.

Dia menegaskan kasusnya tetap diproses namun berhubung terduga pelaku di bawah umur, maka penanganannya sangat hati-hati.

"Tahapannya tetap bergulir. Tidak ada yang disembunyikan apalagi ditutup-tutupi," tegasnya, Selasa (17/1/2023).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved