Breaking News:

Narkoba di Maluku

Beli Tembakau Sintetis di Media Sosial, Pemuda di Ambon Dituntut Tujuh Tahun Penjara

Pasalnya, pemuda berinisial Olik ini tertangkap basah miliki satu paket narkotika jenis tembakau sintetis seberat 5,9 gram.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
Grafis TribunAmbon.com, Juna Putuhena
Ilustrasi kasus narkoba 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pemuda di Kawasan Galunggung, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Khalid Kasan (19) dituntut tujuh tahun penjara.

Pasalnya, kasan tertangkap basah miliki satu paket narkotika jenis tembakau sintetis seberat 5,9 gram.

"Memohon Majelis Hakim menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Khalid Kasan alias Olik selama tujuh tahun dan denda sebesar Rp 800 juta subsider tiga bulan kurungan,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Secretchill Pentury kepada terdakwa didampingi Penasihat Hukum, Penny Tupan di Pengadilan Negeri Ambon, Senin (25/10/2021).

JPU menilai terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 112 ayat 1 undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Dalam amar tuntutannya, JPU mengatakan hal memberatkan tuntutannya yakni terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas penyalahgunaan peredaran narkotika di Kota Ambon.

Sedangkan yang meringankan tuntutannya yaitu terdakwa berlaku sopan di dalam persidangan, mengakui dan menyesali perbuatannya serta terdakwa belum pernah dihukum dan merupakan tulang punggung keluarga.

Setelah mendengar tuntutan JPU, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ambon menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda pembelaan dari terdakwa.

Baca juga: Ini Alasan Tradisi Sasi Lompa Tahun Ini Dibuka

Baca juga: Unik, Kelambu Jadi Alat Tangkap Andalan Tradisi Sasi Lompa di Pulau Haruku

JPU menyebut terdakwa tertangkap basah tengah memegang paket narkotika di kawasan Negeri (Desa) Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, sekitar pukul 20.00 WIT, Sabtu (13/3/2021) lalu.

Sebelum tertangkap, petugas Ditresnarkoba Polda Maluku telah mendapatkan informasi terdakwa memiliki narkotika.

Saat diamankan di Kantor Ditresnarkoba Polda Maluku, terdakwa diminta membuka paketan yang ia pegang.

Setelah dibuka, terdapat satu kaos warna hijau dan satu paket tembakau sintetis.

"Sesampainya di kantor Ditresnarkoba Polda Maluku, setelah dibuka isinya adalah satu buah baju kaos warna hijau oranye yang didalamnya terdapat satu paket narkotika jenis tembakau sintetis," tandas JPU

Terdakwa juga mengakui, narkotika itu ia pesan melalui Instagram. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved