Breaking News:

PPKM di Ambon

Ditargetkan 1016 Tracing Perhari, Pelupessy; Sulit Karena Warga Sering Mengelak

Warga sering kali membantah pernah melakukan kontak dengan orang yang lebih dulu terpapar virus Covid-19.

Penulis: Muh Ridwan H Tuasamu | Editor: Fandi Wattimena
Adjeng Hatalea
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy saat diwawancarai di Tribun Lapangan Merdeka, Jalan Slamet Riyadi, Sirimau, Kota Ambon, Minggu (23/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Target melakukan 1.016 tracing terhadap warga Kota Ambon setiap hari disebut merupakan pekerjaan yang berat untuk dilakukan.

Hal tersebut diungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon, Wendy Pelupessy saat dikonfirmasi.

"Warga sering mengelak jika mau ditracing," kata Pelupessy kepada TribunAmbon.com, Jum'at (16/7/2021).

Lanjutnya, dia mengatakan untuk melakukan 1.016 tracing per hari itu bukan pekerjaan yang mudah dilakukan.

Warga sering kali membantah pernah melakukan kontak dengan orang yang lebih dulu terpapar virus Covid-19.

Namun menurutnya, hal yang lebih sulit yakni jika hasil tracing menunjukkan banyak warga tertular virus.

Pasalnya, jumlah fasilitas perawatan maupun tempat karantina bagi pasien dengan gejala berat semakin menipis di Kota Ambon.

"Kita tetap optimis bisa mencapai target," ujarnya

Baca juga: Antisipasi Ambil Paksa Jenazah Terulang, Rumkit Latumeten Ambon Akan Libatkan Polri untuk Penjagaan

Baca juga: Dipukul Mundur Aparat, Massa Demo Tolak PPKM di Ambon Amankan Diri di Gong Perdamaian

Dia menuturkan, pihaknya tetap optimis bisa mencapai jumlah yang ditargetkan dari pemerintah pusat.

Dinkes Kota Ambon juga akan berupaya keras untuk melakukan tracing karena sangat berguna untuk memutus penyebaran Covid-19.

Dia berharap seluruh masyarakat untuk jujur mengenai kondisi kesehatan mereka dan terbuka jika pernah melakukan kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif.

Diketahui, di Kota Ambon beberapa kali terjadi kasus keluarga yang menolak ditracing setelah melakukan kontak langsung dengan keluarganya yang lebih dulu terpapar virus Corona.

Hal tersebut juga yang menjadi salah satu pemicu bertambahnya jumlah positif di Kota Ambon dalam beberapa pekan terakhir. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved