Breaking News:

Kasus Korupsi

Sudah Dua Tahun, Uang Nasabah Korban Kasus BNI di Ambon Rp. 124 Miliar Belum Dikembalikan

BNI tidak boleh cuci tangan atau menunggu para narapidana yang nantinya mengganti uang nasabah.

kompas.com Rahmat Rahman Patty
Bank BNI Ambon 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com Tanita pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pembobolan Bank Negara Indonesia (BNI) yang dilakukan oleh tujuh pegawai tidak hanya menimbulkan kerugian pihak bank yang diklaim mencapai Rp 58,9 miliar.

Namun, sejumlah nasabah juga menjadi korban.

Setidaknya ada dana 32 nasabah senilai Rp. 124 miliar belum juga dikembalikan.

Pihak BNI harusnya siap mengganti uang nasabah yang dibobol.

BNI tidak boleh cuci tangan atau menunggu para narapidana yang nantinya mengganti uang nasabah.

Sejumlah nasabah korban mengaku sudah melakukan pertemuan sebanyak enam kali dengan pihak BNI, OJK dan DPR untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Bahkan, pihak bank berplat merah itu pernah berjanji akan segera mengembalikan uang tersebut.

Baca juga: Janji Urung Bayar, 5 Korban Kasus BNI Ambon Maju Jalur Hukum

Namun hingga kini dana tersebut belum dikembalikan oleh pihak bank selaku pihak tergugat padahal kasus pembobolan itu sudah bergulir sejak 2019 lalu.

“Waktu itu mantan Pimpinan BNI Cabang Utama Ambon Ferry Siahainenia janji apapun yang terjadi akan tetap bayar,” ungkap Johny.

Halaman
12
Penulis: Tanita Pattiasina
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved