Breaking News:

Kasus Narkoba

Cegah Peredaran Narkoba, Petugas Rutin Patroli di Rutan Masohi

Pihak Rutan tidak memungkiri lemahnya pengawasan di dalam Lapas membuat bandar narkoba masih bebas mengendalikan bisnis haramnya.

net/google
Ilustrasi Narkoba Sabu-sabu 

"Kejadian itu sebagai pembelajaran untuk membenahi pengawasan di dalam Rutan," ujarnya. 

Terungkapnya peredaran narkoba dari dalam rutan ini,  dari penangkapan dua kurir sabu-sabu atas nama HRT Alias Cenox (19) dan LRA alias Randi (15).

Randi dan Cenox ditangkap anggota Sat Resnarkoba Polres Maluku Tengah, pada 13 Januari 2021.

Penangkapan kedua pelaku, berawal dari laporan warga. Mereka kedapatan menaruh satu paket sabu di bak sampah tepat di depan Kampus Akademi Keperawatan Masohi (AKPER), Jalan Trans Seram, Masohi, Maluku Tengah.

Narkoba jenis sabu itu dikemas menggunakan plastik bening dan diletakkan didalam bungkusan rokok Gudang Garam Filter.

Setelah disergap, mereka dibawa ke rumah Cenox di kawasan Letwaru, Kota Masohi.

Polisi pun melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti sebanyak 17 paket dalam bungkus rokok.

Dari pengakuan para pelaku, mereka mendapatkan paket sabu seharga Rp 500 ribu hingga Rp 3 juta dari dua tahanan narkoba yang dititipkan Lapas Ambon di Rutan Kelas IIB Masohi.

Paket sabu itu rencananya akan dijual kepada pemakai di rutan yang sudah siap untuk membeli.

Penulis: Lukman Mukadar
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved